okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Thu, 23 May 2013 07:29:22 GMT | By aulia, okezone.com

Pelaku Pembunuhan Woolwich Warga Nigeria?



Pelaku Pembunuhan Woolwich Warga Nigeria?

LONDON - Sumber yang menolak menyebutkan identitasnya mengatakan, pelaku pembunuhan di Woolwich, London, adalah warga Nigeria. Sementara itu, beberapa pakar cukup yakin bahwa bila mereka bukan warga Nigeria, mereka bisa saja merupakan keturunan Somalia.

Kedua pelaku langsung ditembak dan kini, mereka dibawa ke kantor polisi. Polisi Inggris sama sekali belum mempublikasikan identitas pelaku. Pemerintah Inggris pun menyebut peristiwa itu sebagai peristiwa teror. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Kamis (23/5/2013).

Polisi Inggris juga tidak mengkonfirmasi mengenai adanya hubungan warga Nigeria terhadap peristiwa berdarah itu. Mereka memutuskan untuk menyelidiki peristiwa itu dengan lebih lanjut.

Kriminolog di Inggris yakin, kedua pelaku adalah anggota militan garis keras yang sudah memantau situasi di Barak Royal Artillery. Seperti diketahui, Ratu Elizabeth sudah merencakan kunjungan ke barak tersebut pada pekan depatn.

Salah satu alasan Perdana Menteri David Cameron mengkategorikan serangan ini sebagai serangan teror adalah karena pembunuhan ini bermotif politik. Pelaku pun sempat menyuarakan ancaman ke Pemerintah Inggris setelah membunuh korban.

Aparat keamanan Inggris juga tidak mempublikasikan identitas korban yang merupakan seorang personel militer. Pada umumnya, Pemerintah Inggris turut merahasiakan identitas korban pembunuhan sebelum mereka memberitahukan peristiwa itu ke keluarga korban.

Sejauh ini, korban dikabarkan mengenakan kaos bertulisan "Help for Heroes" tulisan itu adalah nama yayasan amal untuk para veteran perang Inggris. Korban itu diserang di pusat keramaian, oleh karena itulah banyak warga yang menyaksikan peristiwa mengerikan tersebut.

"Korban itu berkulit putih, saya ada di rumah saya ketika saya mendengar suara tembakan. Saya mendekati jendela dan saya melihat seorang pria terkapar yang berlumuran darah," ujar seorang warga Fred Oyat.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.389 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.497 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    931 respon

Total Respon: 9.817
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft