Thu, 22 Nov 2012 16:19:09 GMT | By MULA-ANTARA

Uji Emisi Kendaraan Kurang Mendapat Tanggapan Masyarakat

Jakarta (ANTARA) - Uji emisi gas buang kendaraan bermotor yang dilakukan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jakarta Barat di lingkungan kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, Kamis kurang mendapat respons dari masyarakat bahkan dari pegawai negeri sipil.


Uji Emisi Kendaraan Kurang Mendapat Tanggapan Masyarakat

Jakarta (ANTARA) - Uji emisi gas buang kendaraan bermotor yang dilakukan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jakarta Barat di lingkungan kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, Kamis kurang mendapat respons dari masyarakat bahkan dari pegawai negeri sipil.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jakarta Barat, Supardiyo mengatakan diharapkan banyak pemilik kendaraan bermotor terutama karyawan di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Barat yang mengikutinya, tapi ternyata tidak seperti yang diharapkan.

"Padahal sebelumnya, sudah diedarkan pemberitahuan, sedangkan untuk pemilik kendaraan bermotor di luar kantor Walikota Jakarta Barat seperti lingkungan sekolah, mal dan kantor lainnya juga sudah diundang untuk mengikuti kegiatan uji emisi tersebut," kata Supardiyo.

Menurut Supardiyo, uji emisi untuk mewujudkan program langit biru sesuai Pergub DKI Jakarta No 92 Tahun 2007 tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor serta sesuai Instruksi Walikota Jakarta Barat No 60 Tahun 2011 tentang Uji Emisi Kendaraan Dinas dan Pribadi di Lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Barat.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan pencemaran udara yang bersumber dari emisi gas buang kendaraan dapat diminimalisir, sehingga kualitas udara di Jakarta Barat menjadi lebih baik," kata Supardiyo.

Uji Emisi di Jakarta Barat dilaksanakan dua kali dalam setahun. Pada uji emisi tahap I dari target 200 unit kendaraan, diikuti sebanyak 277 unit kendaraan meliputi, 180 unit kendaraan bahan bakar bensin, dan 97 unit kendaraan bahan bakar solar.

Namun, dari 180 unit kenndaraan berbahan bakar bensin, hanya 117 unit kendaraan yang lulus uji emisi. Begitu pun dari 97 unit kendaran berbahan bakar solar, hanya 76 unit yang lulus uji emisi.

Sedangkan pada tahap II, dari target 200 unit kendaraan, hanya diikuti sebanyak 130 unit kendaraan roda empat meliputi, 89 unit kendaraan berbahan bakar bensin dan 41 unit kendaran berbahan bakar solar.

Dari jumlah 89 unit kendaraan berbahan bakar bensin, hanya 70 unit kendaraan yang lulus uji emisi. Begitu pun dari 41 unit kendaraan berbahan bakar solar, sebanyak 33 unit kendaraan dinyatakan lulus uji emisi.

"Kendaraan yang dinyatakan tidak lulus umumnya karena karburator dan setelan bensin yang tidak sempurna. Untuk itu kendaraan tersebut harus diservis untuk memenuhi uji emisi di 30 bengkel di Jakarta Barat yang menjadi rujukan KLH Jakarta Barat," lanjut Supardiyo. (tp)



0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.416 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.468 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    343 respon

Total Respon: 8.227
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft