Tue, 15 Jan 2013 14:22:19 GMT | By MULA-ANTARA

Pemilu Diharap Lebih Tertib dengan 10 Parpol

Jakarta (ANTARA) - Pemilu 2014 mendatang diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar dengan 10 partai politik yang ikut serta dalam perhelatan politik lima tahunan tersebut.


Pemilu Diharap Lebih Tertib dengan 10 Parpol

Jakarta (ANTARA) - Pemilu 2014 mendatang diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar dengan 10 partai politik yang ikut serta dalam perhelatan politik lima tahunan tersebut.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan kuliah umum tentang tinjauan demokrasi 2013 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Jakarta, Selasa, mengatakan dengan jumlah tersebut diharapkan Komisi Pemilihan Umum dapat menyelenggarakan seluruh tahapan pemilu dengan lebih baik.

"Pemilu, mestinya pimpinan KPU dengan hanya 10 parpol, penyelenggaraannya akan makin baik lebih tertib dan lebih berhasil lagi," kata Presiden.

Selain menyoroti jumlah parpol peserta pemilu, Presiden juga mengusulkan kepada KPU agar metode-metode pengerahan massa ratusan ribu melalui kampanye terbuka tidak lagi digunakan dan digantikan dengan kampanye di tempat tertutup yang hanya diikuti oleh seribu hingga dua ribu massa dan diisi dengan pemaparan visi serta misi lebih detail.

Presiden mengatakan pola kampanye dengan jumlah massa yang lebih terbatas diharapkan setiap capres maupun cawapres bisa menyampaikan pandangannya dengan lebih leluasa demikian pula massa dapat menyimak dengan baik.

"Pertanyaan harus rinci, misalkan seputar ekonomi, kesejahteran rakyat, pemberantasan korupsi, lingkungan, hubungan internasional dan lainnya," kata Presiden.

Siapapun yang pada akhirnya akan memenangi pilpres 2014, Presiden meminta agar semua pihak memberikan dukungan dan mau bekerjasama sehingga pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden yang baru dapat berjalan dengan baik dan membawa kesejahteraan pada masyarakat.

"Sehubungan dengan pilpres, siapapun yang terpilih harus berikan dukungannya saat yang bersangkutan menjalankan roda pemerintah, akan berat bila saat memulai memimpin, situasinya seperti masih pilpres dan apalagi ada pihak yang mengganggu," kata Presiden



Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum mengundi nomor urut parpol peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU Pusat Jakarta, Senin (14/1).

Partai Nasdem mendapat nomor konstestan 1, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2, Partai Keadilan sejahtera (PKS) 3, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 4, Partai Golongan Karya (Golkar) 5, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 6, Partai Demokrat 7, Partai Amanat Nasional (PAN) 8, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 9, Partai Hanura 10.

Metode pengambilan dan penetapan nomor urut tersebut dilakukan dengan dua tahap.

Pertama, sekjen masing-masing parpol dipersilakan mengambil urutan pengambilan nomor urut sesuai daftar hadir.

Kedua, ketua umum dan sekjen mengambil nomor urut parpol sesuai dengan urutan nomor pengambilan.

Semua ketua umum parpol hadir, kecuali Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.(rr)





0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    1.279 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    5.703 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    302 respon

Total Respon: 7.284
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft