Pedagang Terompet Kawasan Monas Harapkan Cuaca Cerah

Jakarta (ANTARA) - Para pedagang terompet yang biasa meramaikan suasana malam pergantian tahun mengharapkan cuaca di Kawasan Monumen Nasional pada Senin malam cerah.
Salah satunya Ade (30) yang mengaku belum berhasil menjual satu pun barang dagangannya.
"Semoga cepat cerah saja, biar tidak tekor lagi seperti tahun lalu," kata Ade, di Jakarta, Senin.
Ade mengatakan bahwa pada perayaan malam tahun baru 2012 lalu, dirinya hanya berhasil mengumpulkan uang Rp230.000 dari penjualan terompet.
Ia terpaksa harus merogoh kantongnya untuk menutupi kekurangan setoran kepada pedagang besar tempat ia mengambil barang dagangannya yang menetapkan tarif setoran Rp380.000.
Ade menjual berbagai jenis terompet dari kisaran harga Rp5.000 untuk model biasa hingga Rp25.000 untuk terompet model naga.
Tahun ini ia membawa setidaknya 70 terompet berbagai jenis untuk dijajakan di kawasan Monas.
Berdasarkan pantauan ANTARA di Kawasan Monas, pada pukul 18:30 WIB mulai turun gerimis dan berlanjut menjadi hujan ringan sekitar pukul 19:00 WIB.
Khawatirkan preman
Sementara itu, pedagang lain Nanang Saepuloh (19) mengatakan dirinya lebih khawatir dengan gangguan preman ketimbang hujan.
"Kalau hujan bisa bawa plastik dan meneduh dulu, kalau preman kan susah," kata Nanang.
Nanang yang mengaku baru pertama kali berjualan terompet karena diajak saudaranya tersebut, menyampaikan dirinya pernah mendapat cerita adanya gangguan preman terhadap rekan-rekan seprofesinya.
"Saya dapat cerita kalau preman misalkan terompet harga Rp5.000 tapi minta bayar segitu dapat tiga buah," ujar Nanang.
Ade dan Nanang merupakan sebagian kecil dari ratusan pedagang yang ikut mencari rezeki dari perayaan malam pergantian tahun di Kawasan Monas.
Tahun ini kawasan Monas termasuk dalam jalur yang digunakan untuk acara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu malam bebas kendaraan bermotor bertajuk Jakarta Night Festival 2012 guna menyambut malam pergantian tahun.
Acara Jakarta Night Festival 2012 merupakan gelaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyambut malam pergantian tahun dengan menetapkan malam bebas kendaraan bermotor atau "car free night" di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan hingga kawasan Bundaran Senayan.
JNF 2012 menyediakan 16 panggung hiburan, yaitu di Balai Kota, Pintu Barat Daya Monas, Bank Mandiri Jalan MH Thamrin, Gedung Jaya, Gedung EX, Gedung BRI, Bundaran HI, Gedung Bank UOB, Dukuh Atas, Toyota, Jalan Purwokerto, Chase Plaza, Le Meridien, Manulife, Pertigaan Benhil dan Universitas Atmajaya.
Masing-masing panggung hiburan menampilkan berbagai pertunjukan yang beragam, baik itu musik daerah, dangdut, campursasi, gambus, keroncong, gambang keromong hingga pop.(ar)
Galleri Foto Terbaru
plasamsn hari ini
- DPR Setujui Kenaikan BBM
- Erin Brady Raih Gelar Miss USA 2013
- Radja Nainggolan Antusias Main di GBK
- Proses Pembuatan Cronut
- Mereka Pahlawan di Kehidupan Nyata
- Ricuh Penolakan BBM Dimana-mana
- Akhirnya Jupe Bebas
- Yesus Dalam Mural Jalanan
- 10 Pekerjaan yang Tidak Menyehatkan
- Gadget Terbaru dari E3
- Pucuk Gereja di Danau Desa Groun, Tyrol, Italia
- 4 Selebriti Pemilik Kaki Terindah
- Ford Mustang Termahal di Dunia
- Mengharukan, Menyelamatkan Ikan Buntal dari Kail
poling berita
Setujukah Anda dengan rencana pemerintah DKI yang akan memindahkan lokasi PRJ ke Monas?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional










