Wed, 19 Dec 2012 17:18:50 GMT | By MULA-ANTARA

Mahfud: Politik Gagal Karena Kurang Penegakan Hukum

Jakarta (ANTARA) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan tidak ada yang salah dengan sistem politik dan demokrasi yang dipilih, tetapi karena kurangnya penegakan hukum sehingga reformasi belum berhasil.


Mahfud: Politik Gagal Karena Kurang Penegakan Hukum

Jakarta (ANTARA) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan tidak ada yang salah dengan sistem politik dan demokrasi yang dipilih, tetapi karena kurangnya penegakan hukum sehingga reformasi belum berhasil.

"Tidak ada yang salah dalam setiap pilihan karena semua pasti memiliki argumentasi yang kuat. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan pilihan konsep itu secara benar," kata Mahfud MD di Jakarta, Rabu.

Mahfud menjadi salah satu pembicara pada Pleno I Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bertema "Penataan Kembali Sistem Politik dan Otonomi Daerah" di Balai Sidang Jakarta.

Dia mengatakan reformasi belum mampu melahirkan lembaga dan kepemimpinan yang efektif dan menyejahterakan rakyat karena kurangnya penegakan hukum.

"Penegak hukum saat ini sudah tersandera oleh masalah hukumnya sendiri dan mafia-mafia yang ada di dalam sistem hukum," ujarnya.

Menurut dia, dalam sistem hukum Indonesia terdapat mafia-mafia yang bisa mengatur semua masalah hukum. Mafia itu bisa mengatur siapa penyidik, apa pasal yang akan dikenakan, serta siapa jaksa dan hakim yang akan menangani suatu masalah hukum.

Dia mengatakan, bila ingin reformasi berhasil, bukan sistem politik atau UUD 1945 yang harus diamandemen, tetapi adalah bagaimana "menggunting" mafia-mafia hukum supaya hilang dari sistem hukum Indonesia.

"Untuk memimpin suatu institusi hukum harus dipilih orang yang tidak tersandera, baik secara hukum maupun politik," katanya.

Silaknas dan ICMI Expo 2012 dalam rangka Milad ke-22 ICMI menghadirkan beberapa tokoh untuk berbicara dalam beberapa pleno yang berjalan paralel.

Selain Mahfud MD, tokoh yang menjadi pembicara pada Pleno I adalah pakar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Indria Samego dan Wakil Ketua DPD La Ode Ida. (ar)

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    758 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    3.165 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    171 respon

Total Respon: 4.094
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft