Mon, 17 Sep 2012 15:59:12 GMT | By MULA-ANTARA

Kapolri : Siapa Pun yang Melanggar Hukum Ditertibkan

Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisia Negara RI (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan bahwa dalam melakukan aksi unjuk rasa dijamin oleh Undang-Undang, tapi jangan melanggar hukum, jadi siapa pun yang melanggar hukum akan ditertibkan.


Kapolri : Siapa Pun yang Melanggar Hukum Ditertibkan

Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisia Negara RI (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan bahwa dalam melakukan aksi unjuk rasa dijamin oleh Undang-Undang, tapi jangan melanggar hukum, jadi siapa pun yang melanggar hukum akan ditertibkan.

"Sekali lagi kita menghargai bahwa unjuk rasa dijamin oleh Undang-Undang tapi jangan melanggar hukum. Jadi siapa pun yang melanggar hukum akan saya tertibkan," kata Timur di Gedung DPR RI Jakarta, Senin.

Hal ini terkait aksi unjuk rasa dari massa FPI dan FUI yang berunjuk rasa di depan Kedubes AS yang memanas. Menyusul aksi pelemparan batu massa FPI dan FUI yang menolak film `Innocent of Muslim`.

"Sekarang sudah diambil langkah oleh Polda Metro Jaya. Percayakan pada pihak Polda Metro Jaya yang melakukan," kata Timur.

Situasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (17/9/2012) sekitar pukul 15.10 WIB masih panas. Polisi melepaskan gas air mata setelah dilempari batu. Seorang polisi terluka akibat kejadian itu.

Polisi segera melepaskan gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Ratusan massa yang merangsek maju pun segera mundur. Tapi tidak bubar, massa langsung maju lagi dan melakukan pelemparan dan membakar ban. (tp)



0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.136 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.242 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    453 respon

Total Respon: 6.831
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft