Tue, 05 Jun 2012 19:09:52 GMT | By MULA-ANTARA

Jokowi Laporkan Harta Kekayaannya Rp27,255 Miliar

Solo (ANTARA) - Calon Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Joko Widodo atau sering dipanggil Jokowi telah melaporkan harta kekayaannya kepada Tim Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (PPLHKPN) di Solo, Selasa, senilai Rp27,255 miliar.


Jokowi Laporkan Harta Kekayaannya Rp27,255 Miliar

Solo (ANTARA) - Calon Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Joko Widodo atau sering dipanggil Jokowi telah melaporkan harta kekayaannya kepada Tim Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (PPLHKPN) di Solo, Selasa, senilai Rp27,255 miliar.

Tim PPLHKPN dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang hadir di Kota Solo tersebut dipimpin langsung oleh Direktur PPLHKPN Cahya Hardianto Hafera untuk melakukan klarifikasi harta kekayaan salah satu calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Menurut Jokowi, jumlah harta kekayaan hingga 2012 ini, baik barang yang bergerak maupun tidak secara rinci dengan total Rp27.255.767.435 atau mengalami peningkatan dibanding tahun 2010 hanya Rp18.469.690.500.



Peningkatan harta kekayaan tersebut, kata Jokowi, karena harga aset barang yang tidak bergerak seperti tanah atau rumah dari tahun ke tahun mengalami kenaikan harga jualnya.

Jokowi menjelaskan, harta kekayaannya dari barang yang tidak bergerak berupa bidang tanah atau rumah totalnya senilai Rp23.770.405.500., sedangkan barang yang bergerak Rp1.462.790.076.

Menurut Jokowi, harta kekayaan barang bergerak tersebut antara lain alat transportasi Rp499 juta, peternakan, perkebunan, perikanan, pertambangan, pertanian, dan usaha lainnya Rp602,44 juta, logam mulia (Rp27.2 juta), batu mulia (Rp15 juta), serta barang lainnya (Rp300 juta).

Selain itu, kata Jokowi, surat berharga miliknya senilai Rp500 juta, uang tunai, deposito, tabungan, giro, dan setara kas lainya sebesar Rp1,521 miliar.

"Saya piutang tidak punya, sehingga totalnya harta kekayaan senilai Rp27.255.767.435," katanya.

Jokowi menjelaskan, untuk penghasilan tetap sebagai gaji Wali Kota Surakarta senilai Rp161.455.000 per tahun, sedangkan penghasilan dan kekayaan hasil usahanya mencapai Rp561.644.000 per tahun.

"Pengeluarannya senilai Rp572,710.060 per tahun," katanya.

Direktur PPLHKPN Cahya Hardianto Hafera, menjelaskan, kehadirannya ke Solo untuk melakukan klarifikasi harta kekayaan salah satu calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

"Kami secara tim akan melakukan klarifikasi harta kekayaan calon Gubernur DKI Joko Widodo selama sepekan ke depan. Kami sangat berterima kasih karena secara transparan beliau telah melaporkan semua harta kekayaan yang dimiliki," kata Cahya Hardianto Hafera.

Namun, kata dia, tetap memastikan melakukan klarifikasi harta kekayaan beliau di Solo.

"Tim-tim yang lain juga melakukan yang sama kepada calon Gubernur DKI lainnya. Kami juga dapat melihat sampai dimana beliau melaporkan secara transparan dan kemudian dilakukan klarifikasi," katanya. (tp)



0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    1.284 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    5.730 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    304 respon

Total Respon: 7.318
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft