Thu, 03 May 2012 17:46:24 GMT | By MULA-ANTARA

Empat Kapal Perang Pensiun dari Alutsista AL

Jakarta (ANTARA) - Empat kapal perang (KRI) jenis "Landing Ship Tank" dibawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) telah purna masa penugasannya sehingga dihapus dari jajaran alat utama sistem senjata milik TNI Angkatan Laut.


Empat Kapal Perang Pensiun dari Alutsista AL

Jakarta (ANTARA) - Empat kapal perang (KRI) jenis "Landing Ship Tank" dibawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) telah purna masa penugasannya sehingga dihapus dari jajaran alat utama sistem senjata milik TNI Angkatan Laut.

Berakhirnya masa penugasan empat KRI, yakni KRI Teluk Langsa-501, KRI-Teluk Kau-504, KRI Teluk Tomini-508 dan KRI Teluk Saleh-501 itu ditandai dengan upacara penurunan ular-ular perang dan penurunan lencana perang dan bendera Merah Putih yang dipimpin oleh Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI SM Darojatim di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

KRI Teluk Langsa-501, KRI-Teluk Kau-504, KRI Teluk Tomini-508 sehari-harinya di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlanmil) di Jakarta, sementara KRI Teluk Saleh-501 berada dalam pembinaan Satlanmil Surabaya.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI SM Darojatim, mengatakan, upacara penurunan ular-ular perang ini menandakan berakhirnya perjalanan sejarah pengabdian empat KRI eks Angkatan Laut Amerika Serikat sebagai unsur kekuatan TNI AL.

Menurut dia, sepanjang pengabdiannya keempat KRI itu telah berjasa bagi bangsa dan negara dalam tugas operasi, baik dalam tugas operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.

"Keempat KRI ini telah jauh melebihi batas usia pakainya. Empat KRI tersebut telah menjalani proses perpanjangan pemakaian beberapa kali, ada ganti mesin dan lainnya. Usia pakainya mencapai 60 tahunan, padahal ideal pemakaian kapal perang maksimal 30 tahun," katanya seraya mengatakan anak buah kapal sangat baik dalam merawat kapal, sehingga dapat menghemat keuangan negara.

Dengan dipensiunkannya empat KRI itu, maka kekuatan alutsista TNI AL berkurang. Namun, lanjut dia, diharapkan pada 2012 ini sudah ada penggantinya.

"Kita tidak tahu kapal yang akan disiapkan dari mana," katanya seraya menyebutkan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada komando atas terhadap empat kapal yang dipensiunkan itu dan penggantinya.

KRI Teluk Angsa-501, KRI teluk Kau, KRI Teluk Tomini-508 merupakan eks kapal perang Amerika yang diserahkan kepada pemerintah RI pada Tahun 1960. Sementara KRI Teluk Saleh-501 diserahkan pada tahun 1970, yang kemudian diresmikan menjadi kapal perang RI.

Keempat KRI itu telah banyak melaksanakan operasi militer perang, dengan mendukung pergeseran TNI, diantaranya operasi Dwikora, operasi Trikora dan operasi Seroja. Dalam melaksanakan operasi militer selain perang, keempat KRI itu telah melaksanakan operasi bhakti, operasi SAR, operasi pengamanan pulau-pulau terluar maupun pengamanan daerah rawan Maluku dan lainnya. (jk)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.920 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.112 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    717 respon

Total Respon: 7.749
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft