Thu, 14 Jun 2012 20:49:14 GMT | By MULA-ANTARA

Anak Punk Kritis Diamuk Massa

Banda Aceh (ANTARA) - Ratusan warga dari empat gampong (desa) di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, mengejar belasan remaja putra dan putri yang disinyalir komunitas anak punk dan salah seorang di antaranya kritis setelah diamuk massa.


Anak Punk Kritis Diamuk Massa

Banda Aceh (ANTARA) - Ratusan warga dari empat gampong (desa) di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, mengejar belasan remaja putra dan putri yang disinyalir komunitas anak punk dan salah seorang di antaranya kritis setelah diamuk massa.

Waka Polresta Banda Aceh AKBP Sugeng Hadi Sutrisno yang ditemui di Mapolsek Ingin Jaya, Kamis, menyebutkan aksi ratusan warga mengejar belasan anak punk itu telah dilakukan sejak Rabu (13/6) hingga Kamis (14/6) dini hari.

Sementara dua remaja laki-laki dari komunitas punk yang setiap harinya mangkal di lintasan jalan Lambaro-Blang Bintang, kawasan Blang Gani itu berhasil ditangkap yang selanjutnya diserahkan ke aparat kepolisian Polsek Ingin Jaya.

Informasi diperoleh menyebutkan, seorang punkers yang kritis diamuk massa itu ditangkap warga di kawasan desa Dam Ceukok, kemudian dilarikan ke rumah sakit Meuraxa menggunakan mobil patroli Polsek Ingin Jaya.

Warga menyebutkan, komunitas punk laki-laki dan perempuan itu telah menjadikan kawasan Blang Gani sebagai tempat mereka berkumpul sejak beberapa bulan terakhir.

Sejumlah warga setempat mengatakan, komunitas punk tersebut sudah sangat menganggu masyarakat, karena mereka berkumpul sampai larut malam di lintasan jalan menuju bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang itu.

Warga menyebutkan, sebelum dikejar sejumlah anak punk itu diduga sedang melakukan praktek asusila antara laki-laki dan perempuan di sekitar tempat mereka berkumpul di kawasan areal persawahan Blang Gani atau berjarak sekitar 10 kilometer arah timur Kota Banda Aceh.

Masyarakat juga membakar atribut yang digunakan anak punk saat kawanan remaja itu melarikan diri dikejar warga setempat.

Kapolsek Ingin Jaya Iptu Ibrahim menyebutkan, aparat kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara ketika memperoleh informasi terkait adanya pengejaran yang dilakukan warga setempat.

"Saat kami bersama warga melakukan penyisiran dua orang berhasil diamankan. Kita panggil orang tua mereka untuk diberikan bimbingan. Sementara yang kritis itu juga diserahkan warga ke polisi lalu membawanya ke rumah sakit," kata dia.

Ia mengimbau para orangtua untuk mencari jika ada diantara anak-anaknya yang berhari-hari tidak pulang ke rumah. Jangan sampai ada pembiaran anak-anak keluyuran dan berhari-hari tidak pulang ke rumah.

"Mereka yang sudah terjebak dengan kegiatan yang menyimpang dari adat istiadat Aceh itu perlu pembinaan dan paling penting peran orangtua untuk mengarahkan anak-anaknya," kata Kapolsek saat mendampingi Waka Polresta Banda Aceh AKBP Sugeng HS. (tp)



0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.217 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.256 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    459 respon

Total Respon: 6.932
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft