Republika Online
Updated: Sun, 12 May 2013 14:26:19 GMT

Turki: Jangan Pancing Kami Berperang!



REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Pemerintah Turki mengingatkan, jangan memancing kekuatan militer negara tersebut ke dalam peperangan.

Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu mengatakan hal tersebut pascaledakan besar yang mengguncang wilayah perbatasan Turki dengan Suriah. Kata dia, perencana bom yang menewaskan 45 warga Turki akan mendapat jawaban serius.

''Jangan pernah berusaha menguji kemampuan (militer) kami. Pasukan keamanan kami siap dengan semua yang diperlukan,'' kata dia, saat konfrensi pers di Ibu Kota, Ankara, seperti dilansir Today Zaman, Ahad (12/5).

Pernyataan Ahmet kali ini adalah terkeras selama situasi tidak menentu di perbatasan Turki - Suriah. Ahmet tidak menuduh kelompok tertentu dalam pidatonya. Tapi Ahmet mengatakan, ledakan kali ini adalah bentuk provokasi.

Menurutnya, kelompok tertentu berusaha menyeret Turki ke dalam perang sipil di Suriah. Namun perdamaian di negaranya lebih utama ketimbang mengurusi persoalan perang eksternal di kawasan.

Provokasi sudah mungkin sudah dimunculkan. Ahmet menyerukan agar warga menolak setiap adu domba ini.''Ada pihak-pihak yang mencoba menyabotase perdamaian kami selama pencarian solusi damai (di Suriah),'' ujarnya.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.387 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.490 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.805
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft