Republika Online
Updated: Sat, 23 Mar 2013 09:03:38 GMT

Soal Senjata ke Suriah, Perancis-Inggris Gagal Membujuk UE



Soal Senjata ke Suriah, Perancis-Inggris Gagal Membujuk UE

Soal Senjata ke Suriah, Perancis-Inggris Gagal Membujuk UE

REPUBLIKA.CO.ID, Prancis dan Inggris gagal membujuk Uni Eropa untuk mendukung mereka untuk mengangkat embargo senjata terhadap pemberontak Suriah pada hari Jumat (22/3). Bujukan itu disampaikan dengan alasan peringatan atas kemungkinan penggunaan senjata kimia oleh rezim Presiden Bashar al-Assad dapat menggunakan senjata kimia.

Paris dan London ingin membebaskan lawan Assad dari embargo senjata Uni Eropa. Langkah itu dipercaya akan meningkatkan tekanan pada Assad untuk bernegosiasi, setelah dua tahun perang sipil yang telah merenggut 70.000 jiwa. Tapi mereka memenangkan sedikit dukungan dari negara-negara anggota Uni Eropa lainnya pada pertemuan menteri luar negeri di Dublin.

Para diplomat mengatakan, ada kekhawatiran tentang senjata kimia untuk mendukung kasus mereka. "Saya bersikeras bahwa perhatian harus diberikan atas kemungkinan penggunaan senjata kimia oleh Assad. Ada indikasi bahwa ia mungkin telah menggunakannya atau bahwa ia mungkin menggunakannya," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/3).

Pendukung Assad dan lawannya saling menuduh menggunakan senjata kimia setelah 26 orang tewas dalam serangan roket di dekat kota utara Aleppo pekan ini. Dalam sebuah surat kepada kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton, Fabius dan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menyatakan kekhawatirannya soal penggunaan senjata kimia itu.

Negara-negara seperti Jerman dan Austria tetap menentang mengangkat embargo senjata untuk pihak oposisi Suriah. Mereka takut itu bisa menyebabkan senjata jatuh ke tangan penguasa, konflik regional dan bahan bakar yang mendorong pendukung Assad, Iran dan Rusia, untuk meningkatkan pasokan senjatanya.

1Komentar
25 Mar, 2013 20:24
avatar
Sudahlah....pan arab berfikirlah sendiri jangan tergantung barat...sudah banyak contoh yang terjadi ,,,mulai dari yaman...hingga mesir, mana demokrasinya ?? bertengkar sendiri yang ada.
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    396 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    1.582 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    67 respon

Total Respon: 2.045
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft