Republika Online
Updated: Fri, 23 Nov 2012 23:37:01 GMT

Shalah: Israel di Ambang Kehancuran



Shalah: Israel di Ambang Kehancuran

Shalah: Israel di Ambang Kehancuran

REPUBLIKA.CO.ID, ALQUDS -- Ketua gerakan Islam di wilayah jajahan 48, Syaikh Raed Shallah, mengatakan perang terbaru yang dilancarkan Zionis ke Jalur Gaza merupakan awal dari kehancuran Israel.

Dalam konferensi pernya pada Kamis (22/11) kemarin, Shalah mengatakan kesepakatan gencatan senjata yang telah ditanda-tangani itu secara terang menjelaskan tentang pembebasan blokade Gaza.

''Ini berarti keinginan Israel mengepung dan menyiksa Gaza ternyata hanyalah mimpi,'' katanya. ''Upaya Israel memblokade Gaza sudah kehilangan arah. Ini sebagai awal dari berdirinya negara Palestina.''

Shalah mengatakan Gaza sudah berubah menjadi tempat bertemu seluruh pemimpin resmi Arab ataupun Islam. Daftar orang yang akan mengunjungi Gaza sangat panjang.

''Gaza menjadi kekuatan besar baik dalam negeri maupun internasional bagi kehancuran Israel,'' tandasnya.


1Komentar
27 Nov, 2012 10:28
avatar
semoga kehancuran negara Yahudi akan segera terlaksana
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    590 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.456 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    125 respon

Total Respon: 3.171
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft