Republika Online
Updated: Fri, 19 Oct 2012 11:41:34 GMT

Rusia Instal Sistem Anti-Rudal Dekat Perbatasan Turki



REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia merespon cepat langkah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang mengerahkan sistem rudal mereka di wilayah Anatolia, Turki. Rusia balas menginstal sistem anti-rudal di wilayah selatan teritorial mereka.

Seorang pejabat milliter Rusia, Kolonel Igor Gorbul mengatakan, instalasi sistem rudak S-400 tersebut akan rampung pada akhir tahun ini. Ia mengklaim, sistem tersebut dapat menghancurkan rudal balistik dan ultra-stratospheric.

Sistem tertsebut juga mampu menghancurkan segala tipe pesawat yang melanggar batas teritorilal Rusia. Hubungan antara Turki dan Rusia memanas pasca-insiden pendaratan sebuah pesawat baru-baru ini.

Pesawat penumpang yang landing dari Rusia dan tengah menuju Damaskus, Suriah itu dipaksa mendarat oleh jet Turki di Ankara. Pesawat tersebut rupanya ditumpangi oleh sejumlah warga Rusia.

Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan, pendaratan paksa ini dilakukan menyusul adanya informasi bahwa pesawat tersebut diduga membawa peralatan yang melanggar penerbangan pesawat komersial sipil,'

Sedangkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan sebaliknya. "Tentu saja tidak ada sejata di dalam pesawat. Ada kargo dalam pesawat itu yang dikirimkan oleh seorang suplier resmi asal Rusia dengan cara legal kepada konsumen yang legal pula," tandasnya.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    798 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.400 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    176 respon

Total Respon: 4.374
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft