Republika Online
Updated: Tue, 05 Mar 2013 05:49:00 GMT

Pesantren di Senegal Dilalap Api, Sembilan Santri Tewas Terpanggang



Pesantren di Senegal Dilalap Api, Sembilan Santri Tewas Terpanggang

Pesantren di Senegal Dilalap Api, Sembilan Santri Tewas Terpanggang

REPUBLIKA.CO.ID, DAKAR -- Sembilan anak tewas dalam kebakaran yang terjadi ketika mereka sedang tidur di satu ruangan yang padat di sebuah pesantren di Dakar, ibu kota Senegal, kata beberapa saksi, Senin.

Api berkobar Minggu larut malam ketika sekitar 40 anak tidur di satu ruangan di dalam pesantren berdinding kayu dan beratap seng di kawasan penduduk Medina, kata warga setempat.

"Ketika kebakaran itu terjadi, sebuah truk pemadam datang namun tidak bisa menjangkau lokasi tersebut karena jalan menuju rumah itu sempit," kata pekerja restoran Saliou Gano (45) kepada Reuters.

Wali Kota Dakar Khalifa Sall mengatakan kepada radio RFM, pembangunan yang buruk di ibu kota Senegal tersebut membuat tim-tim penanganan darurat tidak bisa beroperasi di gang-gang yang sempit dan berpasir.

Ribuan anak dari kawasan pedesaan dikirim ke Dakar oleh orang-tua mereka yang miskin untuk belajar di sekolah-sekolah pesantren. Karena tidak memiliki uang untuk membayar pemondokan, banyak dari mereka terpaksa menjadi pengemis di jalan.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.000 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.349 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    748 respon

Total Respon: 8.097
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft