Republika Online
Updated: Tue, 03 Sep 2013 09:06:21 GMT

Perempuan Uzbek Ancam Meledakan Diri di Dubai



Perempuan Uzbek Ancam Meledakan Diri di Dubai

Perempuan Uzbek Ancam Meledakan Diri di Dubai

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Perempuan Uzbek mengancam akan meledakkan diri di Kantor Jaksa Penuntut Umum Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), Ahad (1/9) waktu setempat. Namun, ancaman itu hanya gertakan lantaran sabuk peledak yang digunakannya palsu.

AFP melaporkan, ancaman perempuan itu sempat menyebabkan kepanikan di kantor JPU Dubai selama 13 jam. Perempuan itu masuk ke kantor tersebut bersama anaknya dan mengatakan dia akan meledakkan bahan peledak yang diikat ke tubuhnya, kecuali pihak berwenang memaksa seorang warga UEA untuk mengakui jika ia adalah ayah sah dari anaknya.

"Masalah itu telah berhasil diselesaikan dan ternyata perempuan Uzbek itu mengenakan sabuk peledak palsu," kata polisi Dubai dalam jejaring sosial mereka.

Sebuah pernyataan pemerintah Dubai mengatakan negosiasi dengan perempuan itu berlangsung dari Ahad siang sampai Senin (2/9) dini hari sekitar pukul 01:30.

"Perempuan itu ditangkap di kantor kejaksaan setelah negosiasi tanpa menggunakan senjata," kata pernyataan itu.

Pihak berwenang mengevakuasi seluruh penghuni bangunan saat melakukan negosiasi dengan perempuan itu. Ini adalah insiden pertama di negara teluk tersebut, yang menjadi tempat tinggal ribuan ekspatriat, banyak dari mereka berasal dari Rusia dan negara-negara bekas Uni Soviet.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.342 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.378 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    913 respon

Total Respon: 9.633
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft