Republika Online
Updated: Wed, 20 Mar 2013 08:40:00 GMT

Pemburu Gelap Bunuh Puluhan Gajah Hamil



REPUBLIKA.CO.ID, LIBREVILLE -- Para pemburu gelap membunuh sedikitnya 86 ekor gajah termasuk 33 gajah betina yang sedang hamil dan 15 anak gajah di Chad pekan lalu. Demikian kata kelompok-kelompok pecinta lingkungan hidup.

Mereka memperingatkan bahwa gajah-gajah di Afrika Tengah berisiko musnah jika para pemburu gelap melakukan aktivitas yang bertentangan dengan usaha-usaha pelestarian gajah-gajah.

Pembunuhan itu merupakan yang terburuk di kawasan tersebut sejak lebih 300 ekor gajah dibunuh di Kamerun awal tahun lalu. Para pemburu gelap dengan dilengkapi senjata otomatis melakukan penyerangan terkoordinasi terhadap kelompok-kelompok gajah selama musim panas di kawasan itu.

Para pelestari memperingatkan bahwa gerombolan-gerombolan kriminal terorganisasi memperdagangkan gading secara ilegal karena permintaan tinggi di Asia. Serangan terhadap gajah-gajah di bagian selatan Chad, dekat perbatasan Kamerun, berlangsung pada 14-15 Maret.

''Tragedi ini menunjukkan sekali lagi ancaman atas keberlangsungan gajah-gajah di Afrika Tengah," kata Bas Huijbregts, kepala Kampanye World Wildlife Fund (WWF) terhadap perdagangan hewan liar di Afrika Tengah, dalam satu pernyataan.

WWF menyatakan para pemburu itu menunggang kuda dan berbahasa Arab. WWF menyatakan bahwa mereka sama dengan kelompok yang terlibat dalam serangan Maret 2012 yang menewaskan lebih 300 gajah di bagian utara Kamerun.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    757 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    3.158 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    171 respon

Total Respon: 4.086
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft