Republika Online
Updated: Thu, 21 Mar 2013 14:53:33 GMT

Korut Diduga Kuat Peretas Komputerisasi Korsel



Korut Diduga Kuat Peretas Komputerisasi Korsel

Korut Diduga Kuat Peretas Komputerisasi Korsel

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Sebuah akun berkode negara Cina diduga sebagai pelaku peretas 32 ribu jaringan komputer enam bank dan beberapa perusahan media di Korea Selatan (Korsel). Regulator komunikasi Korsel menuding Korea Utara (Korut) sebagai pelakunya.

Regulator telekomunikasi Korsel, Komisi Komunikasi Korea melacak kode akun Cina terdeteksi di server bank Nonghyup. Para penyedia provider internet di Korsel meyakini serangan itu berasal dari sebuah organisasi. Namun mereka belum memastikan secara keseluruhan, karena penyelidikan intensif butuh waktu berminggu-minggu.

Perkiraan para ahli informasi teknologi memastikan si pelaku acapkali meretas jaringan komputer antarnegara dengan menyembunyikan identitasnya. Tudingan pihak Korsel pada Rabu (20/3) mengarah ke peretas Korut. Pelaku diduga yang menggunakan akun Cina untuk mengganggu jaringan mereka.

“Jika terbukti ada konspirasi sebuah negara dalam serangan ini, berarti menandakan sudah tidak punya malu dan pastinya pertanda ketegangan antara dua negara sudah meningkat,” nilai kepala keamanan publik dan negara Komisi Komunikasi Federal AS James Barnett pada AP, Kamis (21/3).

Pasalnya, medio tahun lalu Korut juga pernah mengancam untuk menyerang beberapa perusahaan media Korsel, termasuk KBC dan MBC. Lantaran mereka tidak senang pada laporan tentang festival anak di Korut. Saat ditanya modus pelaku, Barnett melihat kejadian yang acak. Sehingga, seluruh pihak harus waspada terhadap serangan peretas misterius ini.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    800 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.414 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    176 respon

Total Respon: 4.390
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft