Republika Online
Updated: Fri, 29 Mar 2013 15:17:37 GMT

Korea Utara Siaga Perang



Korea Utara Siaga Perang

Korea Utara Siaga Perang

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Ketegangan di Semenanjung Korea semakin meninggi. Militer Korea Utara menerapkan status siaga perang dan menggeser sistem rudal jarak jauhnya ke arah pangkalan militer milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pasifik dan Korea Selatan.

Keputusan tegas itu menyusul kenekatan AS menerbangkan pesawat siluman di Semenanjung Korea baru-baru ini. Pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan aksi manuver pesawat Stealth B-52 milik Paman Sam itu adalah aksi konfrontatif.

''Waktunya telah datang menuntaskan perhitungan dengan imperialis AS,'' kata dia, dalam surat pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi KorutKCNA, Jumat (29/3) dan dilansirReutersdi hari yang sama.

Keputusan Jong-un kali ini adalah terkeras sepanjang konfrontasi teranyar antara Korut dan AS belakangan. Beberapa pesawat siluman milik AS mengitari Semenanjung Korea saat Kamis (28/3) malam, waktu setempat.

Pesawat pengebom itu terbang dari pangkalan militer AS di Misouri untuk bergabung dengan pasukan militer AS di wilayah perbatasan dua Korea. Militer AS bergabung bersama militer Korea Selatan untuk latihan perang. Pesawat tersebut sempat bermanuver di kawasan konflik dua Korea tersebut.

Meski demikian, pesawat tidak memuntahkan peluru atau pun senjata berat lainnya. Namun aksi tersebut terpantau jaringan radar pertahanan milik Korut di Pyongyang. Aksi itu mendesak rapat mendadak antar pimpinan militer di Korut.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.397 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.342 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    335 respon

Total Respon: 8.074
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft