Republika Online
Updated: Tue, 09 Oct 2012 18:20:53 GMT

Enam Tewas dalam Bentrokan di Filipina Selatan



Enam Tewas dalam Bentrokan di Filipina Selatan

Enam Tewas dalam Bentrokan di Filipina Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, MINDANAO -- Enam orang tewas dalam bentrokan antara pasukan pemerintah dan pemberontak sayap kiri di Filipina Selatan. Demikian kata militer Filipina pada Selasa (9/10) seperti dikutip dari Xinhua.

Juru bicara militer setempat, Letnan Kolonel Eugenio Osias IV, mengatakan para korban tewas meliputi tiga tentara gerilyawan NPA, satu tentara dan dua polisi Filipina. Bentrokan pecah setelah pemerintah terus mengintensifkan kampanye melawan pemberontak di sebelah utara dan timur Mindanao, Filipina.

Selang sehari sebelumnya, pasukan pemerintah di bawah batalyon infanteri 8 bentrok dengan gerilyawan NPA di kota Impasug-ong, Provinsi Bukidnon. Akibat bentrokan tersebut, seorang tentara dan seorang gerilyawan sayap kiri tewas.

NPA sendiri adalah pasukan bersenjata Partai Komunis Filipina. Kelompok ini memiliki empat ribu petempur dan sudah berperang di 60 provinsi Filipina sejak 1969.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.374 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.455 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    923 respon

Total Respon: 9.752
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft