Republika Online
Updated: Fri, 01 Nov 2013 18:59:27 GMT

Dituduh Sadap Indonesia, Australia Menyesal



Dituduh Sadap Indonesia, Australia Menyesal

Dituduh Sadap Indonesia, Australia Menyesal

REPUBLIKA.CO.ID, PERTH -- Pemerintah Australia mengaku cemas tentang hubungan dengan Indonesia. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan, kecemasan muncul setelah terungkapnya skandal penyadapan terhadap Pemerintahan Indonesia di Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

''Kami mengambil ini sebagai tuduhan serius. Saya menyesalkan ini,'' kata Bishop, sat berada di Perth, Australia, seperti dikutip WA Today, Jumat (1/11).

Bishop mengatakan, akan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia menanggapi skandal mata-mata itu.Pemerintah Republik Indonesia melayangkan protes keras terhadap Australia.

Protes itu menyusul terkuaknya skandal penyadapan telekomunikasi yang dilakukan Kedutaan Australia di Jakarta. Sydney Morning Herald, Kamis (31/10), memberitakan tentang adanya fasilitas penyadapan di perwakilan Australia untuk Jakarta.

Bishop mengatakan, Kemenlu Austrlia tidak bisa berkomentar banyak tentang skandal tersebut. Bishop meyakini penyadapan tersebut bukan tanggung jawabnya untuk menjelaskan.

''Ini program intelijen. Saya tidak bisa berkomentar banyak,'' kata dia. Selain Australia, Sydney Morning Heraldmenyebutkan, fasilitas penyadapan juga berada di Kedubes Amerika Serikat di Jakarta.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.345 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.087 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    316 respon

Total Respon: 7.748
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft