Republika Online
Updated: Fri, 14 Sep 2012 17:36:07 GMT

Demo Film Anti-Islam Ricuh, Presiden Yaman Minta Maaf



Demo Film Anti-Islam Ricuh, Presiden Yaman Minta Maaf

Demo Film Anti-Islam Ricuh, Presiden Yaman Minta Maaf

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Presiden Yaman, Abdrabuh Mansur Hadi menyesalkan kericuhan yang terjadi saat demo menentang film berjudul 'Innocence of Muslim' di Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Sana'a, Yaman, Kamis (13/9) kemarin. Hadi pun mengungkapkan permintaan maafnya kepada warga AS atas kejadian tersebut.

Ungkapan Mansur Hadi disampaikannya melalui Presiden AS, Barack Obama beberapa jam setelah pendemo Yaman menyerbu Kantor Kedubes AS. Mansur Hadi telah memerintahkan polisi menyelidiki kasus penyerangan itu. Ia berjanji akan menindak tegas serta menangkap mereka yang terlibat dalam insiden itu.

Demo menentang film anti-Islam itu berakhir bentrokan. Akibat insiden itu, empat demonstran dilaporkan tewas dan 34 orang lainnya terluka. Para pengunjuk rasa menilai film tersebut telah menghina serta melecahkan Nabi Muhammad SAW dan umat muslim.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.287 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.197 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    885 respon

Total Respon: 9.369
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft