
Demo Film Anti-Islam Ricuh, Presiden Yaman Minta Maaf
REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Presiden Yaman, Abdrabuh Mansur Hadi menyesalkan kericuhan yang terjadi saat demo menentang film berjudul 'Innocence of Muslim' di Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Sana'a, Yaman, Kamis (13/9) kemarin. Hadi pun mengungkapkan permintaan maafnya kepada warga AS atas kejadian tersebut.
Ungkapan Mansur Hadi disampaikannya melalui Presiden AS, Barack Obama beberapa jam setelah pendemo Yaman menyerbu Kantor Kedubes AS. Mansur Hadi telah memerintahkan polisi menyelidiki kasus penyerangan itu. Ia berjanji akan menindak tegas serta menangkap mereka yang terlibat dalam insiden itu.
Demo menentang film anti-Islam itu berakhir bentrokan. Akibat insiden itu, empat demonstran dilaporkan tewas dan 34 orang lainnya terluka. Para pengunjuk rasa menilai film tersebut telah menghina serta melecahkan Nabi Muhammad SAW dan umat muslim.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Nama 45 Perempuan yang Terima Duit Fathanah
- Tebak Tatto Selebriti
- Belanda Pastikan Bawa Tim Inti ke Indonesia
- FOTO: Prajurit Inggris Tewas di Woolwich
- Disergap Kecantikan Tentara Perempuan Israel
- Penampilan Terbaik di Cannes Film Festival 2013
- BMW M135i Resmi Meluncur di Indonesia
- Mencari Garam di Ethiopia
- Gencatan Senjata Di Penjara Yang Liar
- 33 Hal Tentang Liga Primer Inggris 2012-13
- Tips Memotret dengan Smartphone
- Mengintip Isi Rumah Barbie di Berlin
- Busana Buruk Selebriti
- Manfaat Kolong Jembatan Di Southbank
- Tipuan Mata tentang Coklat
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Teknologi













