Republika Online
Updated: Sat, 15 Sep 2012 19:11:00 GMT

Brahimi: Krisis Suriah Bahayakan Internasional



Brahimi: Krisis Suriah Bahayakan Internasional

Brahimi: Krisis Suriah Bahayakan Internasional

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Penengah internasional Lakhdar Brahimi setelah berembuk dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Sabtu mengatakan konflik Suriah yang meningkat menimbulkan satu bahaya global.

"Kami membicarakan krisis Suriah dan Saya mengulangi, krisis ini sangat berbahaya," kata Brahimi kepada wartawan setelah bertemu dengan Bashar selama satu jam di istana presiden itu.

Krisis ini semakin memburuk dan merupakan satu bahaya bagi rakyat Suriah, kawasan ini dan seluruh dunia."

Para aktivis mengatakan lebih dari 27.000 orang tewas dalam konflik 18 bulan antara pasukan Bashar dan gerilyawan yang sebagian besar warga Sunni yang besumpah akan menggulingkan dia.

Pertemuan di Damaskus Sabtu itu adalah yang pertama kali dilakukan Brahimi dengan Bashar sejak ia menggantikan Kofi Annan sebagai utusan perdamaian dua pekan lalu, memimpin misi itu yang mantan diplomat kawakan Aljazair itu sebut sebagai "hampir tidak mungkin".

Pasukan Bashar dan gerilyawan yang berusaha menggulingkannya mengabaikan imbauan penghentian pertempuran, yang berlanjut di sebagian besar kota-kota utama negara itu termasuk Damaskus, Aleppo, Homs dan Deir al-Zor.

Penduduk Damaskus melaporkan mereka mendengar ledakan bom disusul suara jet-jet tempur di ibu kota itu segera setelah pukul 07.00 waktu setempat (11.00 WIB) Sabtu.

Kelompok hak asasi manusia Observatoriun Hak Asasi Manusia Suriah yang bermarkas di Inggris yang memantau pertempuran itu, mengatakan 160 orang tewas di Suriah Jumat, ketika Brahimi bertemu dengan para diplomat Rusia dan China di Damaskus. Pada Kamis ia berbicara dengan dubes Iran.

Rusia, Iran dan China adalah pendukung pemerintah Bashar. Moskow dan Beijing tiga kali memveto resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengecam dan mengancam akan
memberlakuan sanksi-sanksi terhadap Damaskus.

"Saya yakin bahwa presiden lebih menyadari ketimbang saya dimensi-dimensi dan bahaya krisis ini," kata Brahimii.

Brahimi mengatakan Bashar dan para pejabatya berjanji akan mendukung tugasnya, dan menambahkan bahwa ia akan kembali ke kawasan itu segera setelah berunding dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon di New York.

Utusan Suriah untuk PBB Bashar Ja'afari awal buan ini mengatakan Damaskus "berjanji mendukung penuh dan terbuka pada misi Brahimi dalam usahanya menghentikan aksi kekerasan dan mencari satu solusi politik yang dipimpin Suriah atas krisis itu".

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    616 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.559 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    131 respon

Total Respon: 3.306
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft