okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 24 Dec 2012 11:49:21 GMT | By fnugraha, okezone.com

Warga Mesir Setujui Konstitusi Baru



Warga Mesir Setujui Konstitusi Baru

KAIRO - Kelompok Ikhwanul Muslimin yang menguasai pemerintahan di Mesir mengklaim warga negara itu menyetujui konstitusi baru Mesir yang diajukan oleh pemerintah. Hasil tidak resmi yang dikeluarkan oleh Ikhwanul Muslimin menyebut 64 persen warga mendukung konstitusi dalam referendum yang diadakan dua pekan terakhir ini.

Sebelumnya pihak oposisi di Mesir menolak konstitusi baru tersebut karena dianggap terlalu dipengaruhi oleh agenda Ikhwanul Muslimin. Banyak pihak juga menyebut konstitusi tersebut kurang melindungi HAM warga Mesir dan diatkutkan dapat digunakan untuk memberangus media di sana.

Pihak oposisi sendiri telah mengakui disetujuinya konstitusi baru tersebut oleh warga Mesir dalam referendum. Walaupun begitu pihak oposisi tetap memprotes aksi kecurangan yang dituduh mereka dilakukan oleh kelompok Ikhwanul Muslimin selama proses referendum berjalan.

Koalisi oposisi yang ada di Mesir kemudian mengumumkan bahwa mereka akan bergabung untuk membentuk sebuah partai yang bertujuan untuk melawan pihak penguasa di Mesir. Pihak oposisi Mesir sendiri terdiri dari kelompok liberal, kelompok minoritas, dan juga loyalis Presiden Mesir sebelumnya, Hosni Mubarak.

"Kami akan tetap meneruskan perjuangan kami walaupun referendum telah usai dan konstitusi baru berhasil disahkan," ujar juru bicara koalisi oposisi Mesir Khaled Dawoud, seperti dikutip Herald, Senin (24/12/2012).

Pihak Ikhwanul Muslimin sendiri menyatakan, konstitusi baru tersebut akan membantu berjalannya transisi politik Mesir menuju negara yang demokratis. Selama ini Mesir memiliki kondisi politik yang tidak stabil sejak munculnya gerakan Arab Spring yang bertujuan untuk menjatuhkan Presiden Mubarak tahun 2011 lalu.

Kondisi Mesir sempat memanas kembali ketika Presiden Mesir saat ini Mohamed Morsi, mengeluarkan dekrit yang membuatnya kebal dari hukum, Morsi sendiri berasal dari kelompok Ikhwanul Muslimin. Morsi naik menjadi Presiden Mesir setelah memenangkan pemilihan presiden yang diselenggarakan di negara itu pada Juni lalu.

Saat ini Pemerintah Mesir sedang menunggu hasil resmi dari referendum seblum akhirnya mengesahkan konstitusi baru tersebut. Setelah konstitusi baru itu disahkan agenda selanjutnya adalah untuk menggelar pemilu parlemen yang dijadwalkan akan diadakan pada dua bulan ke depan.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    566 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.318 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    115 respon

Total Respon: 2.999
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft