okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 18 Sep 2012 07:35:45 GMT | By fnugraha, okezone.com

Suriah Latihan Perang Senjata Kimia?



Suriah Latihan Perang Senjata Kimia?

DAMASKUS - Perang di Suriah dikhawatirkan akan kian bertambah buruk. Ada laporan menyebutkan bahwa pasukan Suriah saat ini melakukan latihan perang dengan menggunakan rudal yang mampu mengangkut senjata kimia.

Antara lima hingga enam rudal yang mampu membawa senjata kimia, dilesakkan ke arah tank dan pesawat terbang pada latihan perang latihan bulan lalu. Laporan ini diungkap oleh majalah Jerman Der Spiegel. Namun belum dapat dibuktikan apakah laporan ini memang benar.

Menurut Der Spiegel, latihan perang itu turut pula ditemani oleh beberapa prajurit Garda Revolusi Iran yang pada akhirnya mengeluarkan tuduhan Iran memang membantu pasukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Der Spiegel mengaku, pihaknya mendapatkan laporan ini melalui beberapa saksi yang mereka wawancara.

"Ilmuwan Korea Utara (Korut) dan Iran terus bekerja sama difasilitas ini. Mereka memproduksi bahan kimia seperti sarin, tabun dan mustard," pengakuan seorang intelijen barat kepada Der Spiegel, Selasa (18/9/2012).

Tetapi, selama latihan perang tidak ada dari rudal itu diisi oleh bahan kimia. Mereka hanya mengosongkan hulu ledak, karena khawatir aktivitas tersebut bisa menimbulkan kekhawatiran dari pihak barat.

Selama ini, negara-negara Barat memperingatkan Presiden Assad untuk tidak menggunakan senjata kimia terhadap pasukan oposisi, Free Syrian Army (FSA). Meskipun Assad berjanji tidak akan menggunakan senjata kimia kepada rakyatnya sendiri, dirinya sempat mengancam akan menggunakannya bila pihak melakukan intervensi militer ke Suriah.

Meski Barat mempercayai bahwa Assad tidak akan menggunakan senjata kimianya, perhatian kini justru tertuju jika senjata itu bisa jatuh ke tangan yang salah. Dikhawatirkan kalangan militan di negara itu bisa memanfaatkan senjata kimia, bila terjadi Pemerintahan Assad runtuh pada saatnya nanti.

Selama ini, Suriah diyakini memiliki cadangan senjata kimia terbesar ketiga di dunia. Intelijen Barat memperkirakan senjata itu terdiri dari ratusan ton gas saraf dan beberapa komponen lainnya yang disimpan di sekira 20 lokasi di Suriah.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.275 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.175 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    881 respon

Total Respon: 9.331
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft