
JAKARTA - Sampai saat ini, para pengikut Sultan Sulu masih menduduki wilayah Sabah dan mengabaikan desakan Pemerintah Filipina. Menyikapi hal ini, Indonesia pun menyuarakan dukungannya bagi Malaysia dan Filipina yang sedang berupaya mengatasi masalah ini.
Pemerintah Filipina terus meminta para loyalis Sultan Sulu agar meninggalkan wilayah Sabah. Mereka pun menduga bahwa ada pihak asing yang mendukung para loyalis Sultan Sulu melancarkan aksi agresifnya ke wilayah Malaysia. Menanggapi hal itu, Indonesia pun mendukung upaya Malaysia dan Filipina yang tengah berupaya menyelesaikan perseteruan itu.
"Kita ketahui masalah ini sedang ditangani oleh Pemerintah Malaysia dan Filipina. Dan kita mendukung upaya pemerintah kedua negara itu (dalam menyelesaikan isu Sabah)," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Michael Tene, saat dihubungi Okezone, Kamis (28/2/2013).
Sejauh ini, Putera Mahkota Sulu Datu Raja Muda Agbimuddin Kiram mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat buruk dengan berkunjung ke Sabah. Namun Malaysia sudah memberi lampu hijau bagi aparat keamanannya untuk melucuti senjata para pasukan Sulu.
Para loyalis Kesultanan Sulu telah menduduki Desa Tanduo di Lahad Datu sejak 9 Februari lalu. Mereka mengklaim wilayah di Sabah itu masih dalam kekuasaan Kesultanan Sulu, yang saat ini dipimpin oleh Sultan Jamalul Kiram III yang bermukim di Filipina.
Selama hampir tiga pekan, para pengikut Sultan Sulu yang dipimpin oleh Raja Muda Azzimudie Kiram telah kehabisan bahan pangan. Namun mereka bersikeras tetap menduduki wilayah itu.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Jejak Tornado di Oklahoma
- Supermodel Naomi Campbell
- Darin, Perempuan Cantik "Simpanan" Luthfi
- Xbox One Meluncur
- Bintang TV Saat Bertugas & Tidak Bertugas
- Tambang Uang David Beckham
- Pendongkrak Stamina Sepanjang Hari
- Tren Terbaru: Tas Clutch Cantik dari Plastik
- Setelah 7 Tahun, Tony Pulis Didepak dari Stoke
- Tanah Amblas di Shenzhen Cina
- Kala Prajurit Tersungkur
- Ini Pelaku Pemotong "Burung" Teman Dekatnya
- Taksi Listrik Ramah Lingkungan
- Perempuan ini Kecelakaan hingga lima kali
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Teknologi















