okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 03 Sep 2013 11:26:32 GMT | By ade.lestarini, okezone.com

PM Australia Kekeuh Dukung Pernikahan Sejenis



PM Australia Kekeuh Dukung Pernikahan Sejenis

CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Australia Kevin Rudd kembali menegaskan dukungannya terhadap pernikahan sesama jenis. Keputusan ini diambil selang beberapa hari sebelum pemilihan umum (Pemilu) Australia dihelat.

Pada Mei tahun ini, Rudd diketahui telah meninjau kembali sikap oposisinya terhadap pernikahan sesama jenis. Usai meninjau, Rudd tiba-tiba berubah arah dan mengarahkan dukungannya terhadap pernikahan sejenis.

Jika dia terpilih dalam pemilu mendatang melalui partai buruhnya, pada program 100 hari kerja pertamanya, dia berjanji akan mendesak parlemen untuk melakukan voting dalam ketentuan pengesahan pernikahan sesama jenis.

Sikap baru yang dikeluarkan Rudd ini langsung mendapat reaksi beragam dari publik di Australia. Salah satunya ketika dia ditanya oleh Pendeta Matt Prater dari Gereja New Hope. Saat mereka dipertemukan di salah satu acara televisi, seraya mengambil kutipan dari Alkitab, Pendeta Matt bertanya kepada Rudd tentang definisi salah satu ayat yang berbunyi "sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya."

Rudd menjawab, dengan menyertakan latar belakang kondisi sosial yang terjadi sekarang. "Jika kita terlalu terobsesi dengan definisi injil secara partikular mengenai seksualitas, maka kita akan kehilangan sentralitas mengenai injil," ujar Rudd, seperti dikutip dari Associated Press (AP), Selasa (3/9/2013).

"Bila Anda mengira kondisi homoseksual adalah sesuatu yang tidak alami, maka saya tidak setuju dengan Anda berdasarkan dari elemen ilmu pengetahuan," tambah Rudd.

Pernikahan sesama jenis merupakan salah satu titik perbedaan antara Kevin Rudd dan kompetitornya Tony Abbot yang berasal dari kaum konservatif. Sementara diketahui, parlemen Australia masih terpecah pendapat mengenai diizinkan apa tidaknya pernikahan sejenis.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.764 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.676 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    661 respon

Total Respon: 7.101
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft