okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Fri, 07 Sep 2012 05:46:29 GMT | By fnugraha, okezone.com

Pertempuran Baru Terjadi di Suriah



Pertempuran Baru Terjadi di Suriah

BEIRUT - Aktivis Suriah melaporkan pertempuran baru terjadi antara pasukan Pemerintah Suriah dengan pihak oposisi pemerintah atau biasa dikenal Free Syrian Army (FSA). Belum diketahui apakah ada jatuh korban baru dalam pertempuran ini.

Menurut pihak Syrian Observatory for Human Rights, pertempuran terbaru terjadi di wilayah Kazaz, Damaskus. Wilayah yang dijaga ketat itu menjadi markas dari beberapa pihak keamanan Suriah.

"Kami belum mengetahui apakah ada korban tewas dalam serangan terbaru ini," jelas kelompok aktivis yang berbasis di Inggris tersebut, seperti dikutip Associated Press, Jumat (7/9/2012).

Selama hampir 18 bulan pertempuran antara pasukan pemerintah dengan FSA terus berlangsung. Tetapi Damaskus relatif tidak terlalu seringan dilanda pertempuran. Peperangan antara kedua pihak ini justru terpusat di Aleppo. Pihak FSA mengakui Aleppo akan menjadi basis perlawan terakhir melawan pemerintah.

Pasukan pemerintah hingga kini masih menguasai beberapa daerah di Damaskus. Mereka juga melakukan penangkapan terhadap pasukan FSA. Umumnya penangkapan ini terjadi di Tel Chehab yang berbatasan dengan Yordania. Serangan di wilayah itu dimaksudkan untuk mencegah warga keluar dari wilayah Suriah yang dilanda perang sipil.

Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad masih terus bersikeras untuk berkuasa di Suriah. Assad tidak mengindahkan peringatan dunia internasional agar pasukannya tidak melakukan kekerasan lagi kepada warganya. Assad pun menganggap FSA sebagai kelompok teroris yang mengganggu keamanan negaranya.

Amerika Serikat (AS) beserta sekutunya masih berupaya keras agar Assad lengser dari jabatannya. Mereka mengupayakan resolusi baru dijatuhkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), terhadap Suriah.

Tetapi upaya AS itu selalu gagal oleh veto yang dilakukan oleh Rusia dan China. Kedua negara itu lebih menginginkan konflik di Suriah di selesaikan dengan cara negosiasi. Rusia dan China pun menolak intervensi asing dalam penyelesaian konflik Suriah.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.917 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.106 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    714 respon

Total Respon: 7.737
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft