okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 12 Feb 2013 12:56:44 GMT | By fnugraha, okezone.com

Mundurnya Paus Picu Perpecahan di Vatikan?



Mundurnya Paus Picu Perpecahan di Vatikan?

VATIKAN - Paus Benediktus ke-XVI mengumumkan akan mundur dari posisinya sebagai pemimpin umat Katolik pada 28 Februari mendatang. Hal ini menimbulkan kekhawatiran atas posisi paus pascamundur dan kemungkinan timbulnya perpecahan di Tahta Suci Vatikan.

Pihak Gereja Katolik pernah mengalami perpecahan menyakitkan dalam sejarahnya. Kejadian berlangsung pada 1415 silam, yang memicu Paus Gregory XII memutuskan untuk mundur untuk mengakhiri perpecahan itu. Demikian diberitakan Christian Science Monitor, Selasa (12/2/2013).

Kala itu pihak Gereja Katolik terpecah dalam dua rival pengklaim Tahta Suci Vatikan. Pengklaim pertama berada di Pisa, Italia sementara pengklaim lainnya berada di Avignon, Prancis. Perpecahan ini menunjukkan krisis terbesar yang pernah dihadapi oleh Gereja Katolik.

Apakah hal ini bisa terulang kembali dengan keputusan mundur dari Paus Benediktus? Tentunya semua umat Kristen mengharapkan hal tersebut tidak terjadi.

Setelah Paus Benediktus resmi mundur, dirinya langsung diterbangkan ke Kastil Gandolfo yang selama ini dikenal sebagai rumah peristirahatan musim panas dari paus. Paus berusia 85 tahun itu akan tetap di sana selama 15 hingga 20 hari, sampai pada akhirnya konklaf memilih paus yang baru.

Paus Benediktus ke-XVI akan tetap berada di biara di pusat Kota Vatikan, setelah terpilihnya paus yang baru. Gelar yang dipegangnya setelah pensiun? hingga kini belum ada yang mengetahui.

Tidak terhindarkan lagi Paus Benediktus akan tetap bertemu dengan penggantinya dan terus berhubungan dengan para kardinal dan tokoh berpengaruh lainnya di Tahta Suci Vatikan. Kondisi ini berpeluang untuk menciptakan situasi di mana seorang mantan paus berbicara sesuatu hal yang penting, sementara suksesornya akan mengatakan suatu yang berbeda.

Tetapi banyak pihak yang berpikiran pergantian ini akan berlangsung damai. Ini mengingat sosok Paus Benediktus yang bukanlah sosok yang tidak suka dengan kekuasaan.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    764 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.198 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    172 respon

Total Respon: 4.134
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft