okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 24 Sep 2012 07:44:48 GMT | By rani, okezone.com

Israel Didesak Hentikan Pelanggaran HAM di Palestina



Israel Didesak Hentikan Pelanggaran HAM di Palestina

TEHERAN - Israel didesak untuk berusaha keras menghentikan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat terhadap warga Palestina. Para pelaku kejahatan HAM pun didesak untuk segera diadili.

Hal ini disuarakan dalam pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss berdasarkan sejumlah temuan tim pencari fakta pada 2009 lalu.

Pada kesempatan yang sama Kepala Komisi HAM PBB Navi Pillay juga menghadirkan laporan terkait kemajuan pelaksanaan rekomendasi yang terdapat di dalam laporan Goldstone PBB pada 2009 lalu. Laporan ini terkait dengan pelanggaran rinci atas hak-hak internasional dan hukum kemanusiaan di wilayah Palestina sehubungan dengan konflik di Jalur Gaza pada 2008/2009.

"Sudah hampir tiga tahun sejak Dewan HAM mendukung rekomendasi para pencari fakta. Namun tidak ada seorang pun didakwa bersalah atas insiden yang berhasil didokumentasikan," ujar Pillay, seperti dikutip The Daily Star Senin (24/9/2012).

Sementara itu Wakil Komisari Dewan HAM PBB Kyung-wha Kang pun menyatakan hal serupa. Kang mendesak agar pelaku pelanggar HAM segera diseret ke pengadilan. "Menghormati HAM dan hukum humaniter internasional berarti menyeret pelaku pelanggaran HAM ke pengadilan," imbuhnya.

"Diperlukan sebuah upaya yang lebih keras untuk mengejar pertanggungjawaban atas pelanggaran terhadap HAM dan hukum kemanusiaan internasional yang ditemukan oleh tim pencari fakta," ungkap Kang.

Pada Desember 2008/2009 lalu Israel diketahui meluncurkan operasi yang disebutnya Cast Lead di Jalur Gaza. Operasi ini setidaknya menewaskan 1.400 warga Palestina dimana setengah dari mereka diketahui merupakan warga sipil.

Sementara dari pihak Israel 13 orang tewas. Sepuluh dari mereka diketahui prajurit Israel dan tiga orang lainnya adalah warga sipil.

Laporan ini juga menyoroti penutupan perbatasan dan blokade atas Jalur Gaza serta wilayah Tepi Barat, menyebut tindakan ini memperburuk krisis ekonomi Palestina.

Selain itu laporan ini juga mengungkapkan nasib 4.500 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel. Namun tindakan para militan Palestina yang kerap menembakkan roket ke wilayah Israel juga tak luput dari laporan PBB ini.

Perwakilan Israel yang berharap dapat diminta tanggapannya atas temuan tersebut memilih absen dari pertemuan itu. Sementara itu laporan tersebut emndapat tanggapan baik dari perwakilan Palestina yang menyebut Israel masih terus melakukan sejumlah pelanggaran untuk membenarkan pendudukannya secara sistematis.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.385 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.287 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    327 respon

Total Respon: 7.999
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft