
WASHINGTON - Gedung Putih mendukung upaya Israel yang menggelar serangan militer ke Gaza untuk menghabisi kelompok bersenjata Palestina. Menurut Deputi Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Ben Rhodes, serangan itu merupakan hak Israel untuk mempertahankan diri.
"Menurut pandangan kami, Israel berhak mempertahankan diri ketika warganya menghadapi ancaman serangan roket dari Gaza," ujar Rhodes, seperti dikutip The Associated Press, Jumat (16/11/2012).
Menurut laporan, Hamas menembakkan 200 misil dari Gaza dan menewaskan tiga orang warga Israel. Meski demikian, Israel justru menewaskan belasan warga Palestina dengan serangan udara. Eskalasi konflik itu berlangsung tepat setealh Presiden Barack Obama meraih priode keduanya di Gedung Putih.
Meki demikian, AS juga mengutarakan kekecewaannya atas munculnya korban berupa warga sipil dalam serangan Israel. Washington mendesak Negeri Yahudi agar melakukan apapun guna menghindari tewasnya warga sipil.
"Dan kami sangat menyesal dengan tewasnya warga sipil dari pihak Israel dan Palestina," imbuh Rhodes.
Pemerintah AS sudah mendiskusikan perang roket Israel dan Gaza bersama Mesir, Turki, dan sejumlah negara-negara Eropa lainnya. AS menilai, Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza patut menghentikan serangan misilnya ke wilayah Israel.
Sejauh ini, Negeri Paman Sam tidak hanya mendukung Israel menggelar serangan udara ke Gaza. Bila Negeri Yahudi itu ingin menggelar operasi darat, mereka juga akan menerima restu dari AS.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- DPRD DKI Ancam Gulingkan Jokowi
- Meski Kalah, Tim Indonesia Tetap Dipuji
- Memahami Hak Perempuan dalam Islam
- Perjalanan Bayern dan BVB Menuju Wembley
- Tebak Tatto Selebriti
- Panduan Lengkap Xbox One
- 10 Aturan Tidak Resmi Saat Karaoke
- Keliling Havana dengan Bel Air 1956
- Pameran Mesin Judi Asia
- Terapi Kuda Di Meksiko
- Aksi Tendangan Bola Anak Kecil ke Gawang
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Teknologi














