okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 31 Jan 2012 18:47:58 GMT | By rani, okezone.com

Ibu Negara Suriah Gagal Melarikan Diri



Ibu Negara Suriah Gagal Melarikan Diri

DAMASKUS - Ibu Negara Suriah Asma al-Assad beserta keluarganya dilaporkan mencoba melarikan diri ke luar negeri. Meski dengan pengawalan ketat pasukan keamanan, Asma tetap gagal melarikan diri.

"Sebuah konvoi diduga telah membawa Ibu Negara beserta keluarganya menuju bandara Damaskus. Namun para pemberontak dilaporkan berhasil menghadang konvoi dan membuat iring-iringan kendaraan itu kembali ke istana kepresidenan." ujar Surat Kabar Mesir Al-Masry-Al-Youm dalam laporannya seperti dikutip Daily Mail, Selasa, (31/1/2012).

Upaya melarikan diri yang dilakukan oleh keluarga Presiden Assad ini terjadi sehari sebelumnya setelah pasukan pemberontak meningkatkan serangan dengan meledakkan sebuah pipa gas utama.

Ibu Negara Suriah Asma al-Assad yang merupakan lulusan dari King's College, London, dikenal sebagai sosok yang cerdas serta memiliki selera fashion yang tinggi. Majalah fashion ternama Vogue bahkan menjuluki Asma sebagai Rose in the Desert.

Selama krisis Suriah berlangsung sorotan media tidak hanya tertuju kepada Presiden Bashar al-Assad, namun Ibu Negara juga turut mendapatkan sorotan. Media Barat bahkan memberikan julukan Marie Antoinnete Suriah bagi Asma al-Assad karena gaya hidupnya yang mewah.

Asma al-Assad juga dikenal memiliki kepedulian yang tinggi terhadap bidang kemanusiaan. Hal ini menyebabkan Presiden Italia pada tahun 2008 lalu menganugerahkan medali emas atas perannya dalam melakukan tugas-tugas kemanusiaan bagi pertumbuhan ekonomi di dunia Arab umumnya dan Suriah khususnya.

Terkait situasi terkini di Suriah, Kota Damaskus sejauh ini dilaporkan masih dalam kondisi kondusif, sementara kekacauan melanda sebagian besar kota-kota besar lainnya di Suriah.

Dalam beberapa hari ini pasukan pemberontak telah meningkatkan serangan hingga semakin mendekati pusat Kota Damaskus. Bentrokan antara pemberontak dengan pasukan pemerintah kini juga terjadi di pintu masuk menuju Damaskus. Para aktivis mengatakan insiden itu menewaskan 15 warga sipil.

Krisis Suriah sudah berlangsung hampir sepuluh bulan. Bentrokan yang terjadi antara demonstran dan pasukan pemerintah telah menyebabkan lebih dari 5 ribu warga tewas.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.907 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.077 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    711 respon

Total Respon: 7.695
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft