okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 16 Jan 2012 18:18:11 GMT | By aulia, okezone.com

"Jangan Hukum Marinir yang Mengencingi Mayat Taliban"



"Jangan Hukum Marinir yang Mengencingi Mayat Taliban"

WASHINGTON - Bakal calon kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Rick Perry menilai, Pemerintah AS terlalu berlebihan dalam mengecam kelakuan Marinir AS yang mengencingi mayat Taliban. Perry juga menyarankan agar marinir-marinir itu tidak dihukum.

Tidak ada dakwaan atas kelakuan para Marinir AS yang pada saat itu bertugas di Afghanistan. Namun, AS berniat untuk menghukum empat marinir itu. Saat ini, penyelidikan juga digelar di dalam Korps Marinir AS, karena Konvensi Jenewa sudah melanggar adanya pengotoran terhadap jenazah.

Perry mengatakan kepada CNN, para anggota marinir itu seharusnya ditegur, namun jangan dihukum, apalagi dengan menggunakan dakwaan kriminal.

"Bocah berusia 18-19 umumnya selalu melakukan kesalahan dan hal itu pun terjadi saat ini," ujar Perry, seperti dikutip CNN, Senin (16/1/2012).

Meski banyak pihak yang mengecam kelakuan Marinir AS yang mengencingi mayat Taliban, beberapa pihak tampaknya mendukung kelakuan Marinir AS. Seorang pelawak, Bill Maher dan kontributor CNN Dana Loesch juga tampak mendukung kelakuan marinir-marinir itu.

"Mayat hanyalah jasad orang mati dan hal itu tidak mengganggu saya. Bila mereka memang Taliban, saya tidak terganggu bila Marinir itu mengencinginya," ujar Maher, dalam acaranya di HBO.

Sementara itu Loesch membuat komentar yang sangat provokatif terhadap insiden itu. Dirinya mengatakan, bila ada di sana, dia juga akan mengencingi mayat para militan Taliban.

Lewat penyelidikan dari militer AS, para marinir yang terlibat dalam video itu tergabung dalam Batalion ketiga dan kedua dari divisi Kamp Lejeune di North Carolina. Pada saat itu, mereka bertugas di Provinsi Helmand, Afghanistan. Meski demikian, beberapa sumber mengatakan, keempat pasukan itu sudah tidak lagi tergabung dalam dinas Marinir AS.

Banyak pejabat AS seperti Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan Menteri Pertahanan Leon Panetta, mengutarakan kekecewaannya atas perilaku para marinir. Tindakan para marinir dinilai melanggar kode etik kemiliteran dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Amerika.

North Atlantic Treaty Organization (NATO) bahkan menilai, tindakan yang dilakukan para Marinir AS sangat menjijikkan.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 76 %
    Yakin
    4.323 respon
  2.  
    17 %
    Tidak yakin
    978 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    370 respon

Total Respon: 5.671
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft