Updated: Tue, 13 Dec 2011 19:02:47 GMT | By republika.co.id

Daniel, Kucing 26 Jari, si Pembawa Berkah

Daniel memiliki dua ekstra di setiap kaki akibat mutasi genetik bernama polidaktilisme.


Kucing Pembawa Berkah

Kucing Pembawa Berkah

REPUBLIKA.CO.ID, MILWAUKE - Kucing ini bukan tipe kucing biasa. Ia memiliki 26 jari--fenomena yang akhirnya membawa keberuntungan bagi Pusat Penyelamatan Binatang Milwauke (MARC). Keberadaan si kucing membuat MARC bisa menggalang dana untuk merelokasi fasilitas ke gedung baru.

Kucing normal hanya memiliki 18 jari. Namun Daniel memiliki dua ekstra di setiap kaki akibat mutasi genetik bernama polidaktilisme.

Laman republika.co.id menulis, rupanya MARC tengah berjuang karena ruang yang mereka sewa di area mall naik dua kali lipat pada 1 Januari. Mereka kini sedang membeli bangunan baru dan mencari donasi kecil sekitar 26 dolar atau 1 dolar per jari.

Di luar dugaan, mereka mampu mengumpulkan donasi cukup banyak, 80 ribu dolar sejak 24 Oktober lalu. Namun MARC berharap bisa meningkatkan hingga 120 ribu dolar hingga 23 Desember agar keuangan lebih stabil. Sekitar 50 ribu dolar yang dikumpulkan benar-benar berasal dari donatur yang masing-masing menyumbang 26 dolar!

"Saya selalu memiliki keyakinan kuat bahwa ada alasan di setiap kejadian di dunia, termasuk juga ini," ujar pemilik MARC, Amy Rowell. Wanita itu menemukan Daniel pada Oktober lalu di pusat kontrol hewan ketika ia bermaksud mengadopsi kucing lain. Saat ia membungkuk ke kandang Daniel, kucing itu menjulurkan tapak kakinya dan menepuk kepalanya.

"Ia seperti jelas berkata, 'Saya butuh diselamatkan, saya ingin menjadi temanmu, beri perhatian padaku," tutur Amy. "Dan ketika tanda itu begitu kentara kami tak akan mengabaikan itu," imbuhnya.

Kegiatan utama MARC adalah mengadopsi hewan-hewan yang tak diinginkan yang kemungkinan besar dieutanasia. Awalnya Daniel pun ditawarkan untuk bagi para pengadopsi yang berminat, namun Amy akhirnya memutuskan untuk memelihara si kucing di fasilitas MARC sebagai maskot.

Si kucing berjari 26 itu pun tidak terlihat terpengaruh dengan kondisinya. Ia tetap beraktivitas dengan lincah laiknya kucing biasa. "Ia berlari dan bermain juga memanjat. Ia mencakar-cakar dan mengasah kuku, ia sama sekali tidak terlihat terganggu," kata Amy.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari

Sumber: Telegraph

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    20 %
    Setuju
    289 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    1.118 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    43 respon

Total Respon: 1.450
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft