Merdeka Dunia News Feed
Updated: Mon, 20 May 2013 21:33:00 GMT | By Merdeka Dunia News Feed

Pria Yaman saban hari kumpulkan Alquran dari tempat sampah



Berita Satu


MERDEKA.COM, Qanaf Badi, pria asal Yaman, bisa disebut sedang menjalankan misi menyelamatkan Alquran. Dia mengaku setiap hari mengumpulkan kitab suci Alquran di tong sampah rumah-rumah di Ibu Kota Sanaa.


Sejak lima tahun lalu hingga kini dia telah mengumpulkan lebih dari tiga ribu lembar Alquran dan segala benda yang mengandung tulisan Allah dalam bahasa Arab, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (20/5).


"Saya sudah melakukan ini sejak 2008. Saya keluar selepas salat subuh atau kapan saja untuk mencari Alquran. Saya merasa sangat senang jika menemukan kertas potongan Alquran itu dan saya membawanya ke rumah," kata dia.


Saking banyaknya yang disimpan Badi, keluarganya merasa kerepotan menampung ribuan lembar Alquran itu.


"Ibu saya suka marah berteriak-teriak dan meminta ayah saya mencarikan tempat untuk lembaran-lembaran Alquran itu. Dia meminta ayah tidak menaruh koleksinya di dalam kamar," kata putri Badi, Samah Qanaf.


Badi menyatakan dia tidak akan selamanya menyimpan lembaran Alquran itu di rumahnya. Dia berharap bisa merapikan lembaran-lembaran itu dan menyumbangkannya ke sekolah-sekolah atau masjid.


Seorang ulama bernama Jabry Ibrahim menyatakan lembaran Alquran seharusnya tidak boleh dibuang sembarangan.


"Menelantarkan Alquran adalah perbuatan buruk, termasuk membuangnya ke tempat sampah atau ke jalanan. Itu tidak boleh," kata dia.


Sumber: Merdeka.com


1Komentar
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.396 respon
  2. 66 %
    Tidak
    6.518 respon
  3.  
    10 %
    Tidak tahu
    937 respon

Total Respon: 9.851
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft