Merdeka Dunia News Feed
Updated: Mon, 14 Jan 2013 20:33:24 GMT | By Merdeka Dunia News Feed

Penari perut Arab tampil di Israel



Berita Satu


MERDEKA.COM,


Para politikus dari negara-negara Arab mungkin akan menolak mengunjungi Israel lantaran status musuh bebuyutan dan masih berlarutnya masalah kependudukan negara Zionis itu di tanah Palestina. Namun, kisruh politik ini tidak berpengaruh bagi penari perut asal negara-negara Arab.


Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Ahad (13/1), penari perut dari negara Arab, seperti Mesir, Yordania, dan Maroko, rencananya akan ambil bagian di festival tari perut terbesar sejagat yang diselenggarakan di Israel. Kompetisi ini juga diikuti peserta dari negara-negara Asia Timur.


Situs Ynetnews dua hari lalu menulis, festival yang berlangsung selama empat hari itu akan diikuti 950 penari. Acara ini dimulai lusa di The Club Hotel, di Kota Eliat, selatan Israel. Namun, tidak diketahui pasti berapa penari dan guru tari perut asal negara Arab yang turut berpartisipasi.


"Meski tentara Israel November lalu melancarkan serangan ke Jalur Gaza dan menargetkan sayap militer Hamas Brigade Izzudin al-Qassam, namun kami tidak akan membatalkan peserta dari negara Arab," kata salah satu penyelenggara festival yang juga penari perut ternama di dunia, Orit Maftsir.


Peserta dari Turki rencananya juga akan mengikuti festival itu meski tiga tahun lalu hubungan di antara kedua negara meregang setelah tentara Israel menyerang angkatan laut Turki yang membawa bantuan bagi penduduk di Jalur Gaza. Sebanyak 19 sukarelawan termasuk sembilan warga Turki tewas akibat serangan itu.


"Di luar masalah kebudayaan festival ini diharapkan dapat menciptakan hubungan di antara negara-negara bertetangga itu dan dapat membantu memperkuat hubungan antar masyarakatnya," ujar Direktur Operasional the Club Hotel, Roni Pivko.


Dia menyebut acara yang diikuti oleh penari dan pengajar tari perut dari negara Arab juga membuktikan peserta asal negara mayoritas Islam itu tidak takut ke Israel untuk menari demi perdamaian. Namun, penari perut ternama asal Mesir, seperti Fifi Abdu, Lucy, dan Dina, telah lama menolak turut serta itu.


Abdu mengatakan dirinya tetap menolak meski diundang untuk tampil dan melatih. "Semua warga Mesir dari lahir sudah benci Israel dan itu sebabnya kami menolak memperbaiki hubungan dengan negara Yahudi itu."


Festival tari perut ini akan menyuguhkan acara spektakuler dengan penampilan penari dari seluruh dunia dan iringan musik orkestra. Selain itu, acara ini juga menampilkan pelatihan, pertunjukan, kompetisi, dan pesta malam.


Kota Eliat memang menjadi tujuan wisata lantaran lokasinya terletak di antara Laut Merah dan perbatasan antara Mesir dan Yordania.


Sumber: Merdeka.com


0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    1.283 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    5.728 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    303 respon

Total Respon: 7.314
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft