JPNN
Updated: Wed, 06 Mar 2013 03:07:00 GMT | By JPNN

Perbatasan Malaysia-Thailand Dijaga Ketat



JPNN
TUMPAT - Polisi Malaysia meningkatkan pengawasan di kawasan Kelantan yang merupakan daerah perbatasan antara Malaysia dengan Thailand. Langkah ini ini dilakukan untuk menghindari kelompok bersenjata yang mencoba masuk melalui Sungai Golok di Kelantan, menyusul terjadinya perang yang menewaskan 27 orang.

Ketua Polis Kelantan, Datuk Jalaluddin Abdul Rahman mengatakan penjagaan ini dibantu oleh Tentara Malaysia. Sementara di Pangkalan Kubor polisi ditugasi melakukan pengawasan dengan berpatroli.

"Kita juga meningkatkan kerjasama dengan Polisi Thailand yang turut berpatroli bersama serta mengadakan perbincangan setiap tiga hari berkaitan aspek keselamatan kedua-dua negara," kata Jalaluddin seperti yang dilansir Utusan, Selasa (5/3).

Seperti diketahui perang berdarah pecah di Kunak dan Semporna, Lahad Datu, Negara Bagian Sabah, Jumat (1/3) lalu. Baku tembak ini terjadi antara Polisi Malaysia dengan Pasukan Kesultanan Sulu. Hingga kini, sudah 27 orang dilaporkan tewas.

Jalaluddin menjelaskan polisi di daerah penyanggah yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia-Thailand juga ikut dikerahkan. Bersama dengan Polisi Thailand di Narathiwat, keduanya akan bertukar informasi untuk meningkatkan pengamanan.

"Kepala polisi daerah di Tanah Merah, Jeli, Pasir Mas dan Tumpat turut menjalinkan hubungan baik dengan polisi daerah Sungai Golok dan Narathiwat di Thailand untuk berbagi infromasi," pungkasnya. (awa/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.916 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.095 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    712 respon

Total Respon: 7.723
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft