JPNN
Updated: Mon, 06 May 2013 01:51:00 GMT | By JPNN

Inggris Diminta Tak Beri Ruang ke OPM



JPNN
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq menyatakan, pembukaan kantor perwakilan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Oxford, Inggris adalah bentuk eskalasi perjuangan politik menuju Papua Merdeka. Karenanya, pemerintah Indonesia harus tegas menyikapi masalah itu dengan mendesak pemerintah Inggris untuk tidak memberikan fasilitas dalam bentuk apapun.

Mahfudz mengatakan, keputusan pemerintah Kota Oxford memberi izin berdirinya kantor perwakilan OPM bisa diartikan dukungan Inggris terhadap gerakan separatisme di Indonesia. "Selain itu juga bisa berimplikasi pada rusaknya hubungan diplomatik," ujar Mahfudz kepada JPNN, Minggu (5/5).

Di sisi lain, sambung politikus PKS itu, pembukaan kantor perwakilan OPM itu merupakan akibat lambannya pemerintah Indonesia melakukan solusi komprehensif dan tuntas terkait Papua. Ditambahkannya, Komisi I DPR yang membidangi pertahanan akan memanggil pihak pemerintah untuk menjelaskan mengenai kasus itu.


"Saat ini masih reses. Setelah reses usai, Komisi I akan undang pemerintah," katanya. (gil/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.340 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.372 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    911 respon

Total Respon: 9.623
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft