JPNN
Updated: Wed, 29 May 2013 15:12:00 GMT | By JPNN

Astaga, Bayi Baru Lahir Masuk Pipa Toilet



JPNN
JINHUA—Petugas pemadan kebakaran (Damkar) Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Cina Timur berhasil menyelamatkan bayi laki-laki yang baru lahir dari pipa limbah pembuangan air di bawah toilet sebuah apartemen di Jinhua, pada hari Sabtu (25/5).

Seperti dilansir dalam Daily Mail, Rabu (29/5), penyelamatan bayi ini berawal dari informasi masyarakat yang mendengar suara tangisan bayi dari toilet lantai empat. Dan diperkirakan, bayi berusia dua hari ini terjepit dalam pipa dengan diameter 10cm selama dua jam.

Saat penyelamatan, petugas Damkar harus mencopot pipa menggunakan gergaji dan membawa bayi dengan berat sekira 2,8 kilogram tersebut ke rumah sakit terdekat, yakni rumah sakit Pujiang County People. Saat di rumah sakit, petugas medis dan Damkar silih berganti menggunakan tang dan gergaji untuk merobek pelan-pelan pipa yang berbentuk ‘L’ itu.

Paling pertama terlihat yakni lengan mungil bayi dari balik lubang hasil gergaji pipa, dan ketika sebagian besar pipa berhasil dipotong, tedengar tangisan panjang. Para dokter kemudian berjuang melawan waktu untuk menyelamatkannya, apalagi mata, wajah dan tubuhnya ditutupi kotoran.

Saat pertolongan pertama, bayi yang saat ini berada di inkubator No59 dalam kondisi kritis, dengan retak di bagian tengkorak kepala. “Saat tiba di sini, bayi itu berada dalam kondisi kritis. Kami menduga ia memiliki retak di bagian kanan atas tengkoraknya. Tapi sekarang semuanya telah stabil,” beber Zhang Songhe, perawat rumah sakit.

Ia mengatakan, ibu bayi malang tersebut telah ditemukan dan saat ini sedang bersama-sama di rumah sakit. “Ibu bayi telah ditemukan. Dia sekarang berada di rumah sakit. Saya dengar dia adalah wanita lajang berusia 22 tahun. Saya tidak tahu alasannya melakukan hal tersebut,” katanya.

Ditambahkannya, berita penyelamatan bayi ini telah membuat banyak orang asing datang membantu di rumah sakit. Dengan membawakan popok, pakaian bayi, susu bubuk dan menawarkan untuk mengadopsi anak tak berdosa tersebut.

“Ada tiga atau empat kelompok pengunjung yang memberikan susu formula dan perlengkapan bayi. Beberapa diantara mereka menyatakan kesediaan untuk mengadopsi anak itu,” tutup Zhang.

Pemilik apartemen mengatakan, bahwa kelahiran tidak mungkin terjadi di toilet. Karena tidak ada bukti darah dan dirinya tidak mengetahui adanya kehamilan dari penghuni apertemen baru-baru ini. Sampai saat ini Polisi Cina masih mencari tahu, bagaimana bayi tersebut bisa berada dalam pipa tersebut. Tapi polisi mengatakan, kejadian ini masuk dalam kasus pembunuhan percobaan. (ian/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.108 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.680 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    790 respon

Total Respon: 8.578
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft