BeritaSatu Logo
Updated: Fri, 16 Nov 2012 08:11:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal Dunia

AS Salahkan Hamas, Rusia Kecam Israel



Berita Satu

BERITASATU.COM - Penggunaan kekerasan sangat berbahaya karena Timur Tengah sendiri sedang rapuh akibat perang saudara yang melanda Suriah

Amerika Serikat, Kamis (15/11), menyalahkan Hamas sebagai pemicu konflik baru di Gaza, Palestina, sementara Rusia mengecam Israel yang dinilainya menggunakan kekuatan berlebihan dalam serangan militernya di Jalur Gaza.

AS dalam pernyataanya mengatakan Hamas adalah pihak yang harus disalahkan dalam konflik terbaru itu karena menembakan sejumlah roket ke Israel. Aksi Hamas itu sendiri merupakan balasan terhadap serangan udara Israel yang membunuh komandan militer senior Hamas bernama Ahmad Jaabari.

Sembari menyatakan duka atas korban yang berjatuhan di kedua pihak juru bicara Gedung Putih, Jim Carney, mengatakan bahwa "tidak ada pembenaran" bagi Hamas untuk menggunakan kekerasan dan langkah yang diambil Hamas hanya merugikan warga Palestina.

Pernyataan Carney yang disampaikan kepada reporter di atas pesawat kepresidenan AS, Air Force One, disusun setelah Obama berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu via telepon pada malam sebelumnya.

Carney menyatakan bahwa Obama meminta Netanyahu untuk "mengambil segala cara untuk mencegah jatuhnya korban-korban sipil" dan menekankan bahwa Israel berhak melindungi dirinya dari serangan Hamas.

Sementara itu Rusia di sisi lain mengecam penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh Israel dalam serangan ke jalur Gaza. Israel mengirim sejumlah pesawat tempurnya untuk memburu Jaabari pada Rabu (14/11).

"Serangan-serangan ke selatan Israel dan penggunaan kekuatan berlebihan di Jalur Gaza, terutama yang menewaskan warga sipil di kedua belah pihak - sangat tidak bisa diterima," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich.

Rusia menegaskan bahwa penggunaan kekerasan oleh Israel dan Palestina sangat berbahaya karena wilayah Timur Tengah sendiri sedang rapuh, diwarnai oleh perang saudara yang melanda Suriah.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.387 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.289 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    328 respon

Total Respon: 8.004
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Teknologi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft