Wed, 10 Oct 2012 10:00:00 GMT | By Agence France-Presse
FOTO: Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati

Dengan rok mini yang hampir tidak menutupi pinggul mereka, kedua gadis itu menari di atas panggung yang disinari neon dan bergerak seirama dengan musik



Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
Next
Previous
Previous
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© Agence France-Presse)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© Agence France-Presse)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© Agence France-Presse)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
  • Wanita Penghibur Taiwan Menari untuk Orang Mati (© AFP PHOTO / Sam Yeh)
Next
AFP PHOTO / Sam YehShow Thumbnails
Previous1 of 11Next
Bagikan galeri ini

Saat latar kuil berubah warna karena kembang api di langit malam Taiwan, acara mencapai klimaks dengan aksi tari tiang dan striptease dilakukan di hadapan penonton pria, wanita dan anak-anak.

"Ini pekerjaan yang berat tapi saya harus lakukan untuk hidup," ujar En En (18), kehabisan napas setelah tampil di hadapan penonton dalam sebuah festival religius tradisional.

En En mendapatkan 3.000 dolar Taiwan (sekitar Rp960.000) setiap kali tampil, yang dimulai di panggung, tapi berakhir dengan para penari bergabung dengan kawanan penonton, membiarkan para pria memegang mereka untuk uang tip.

Masyarakat religius di Taiwan adalah perpaduan unik antara spiritual dan duniawi, dan salah satu upacara tradisional paling unik adalah praktik menyewa wanita penghibur untuk tampil di festival, pernikahan, dan bahkan saat pemakaman.

Para gadis itu bekerja di 'mobil bunga' -- truk yang dilengkapi dengan lampu dan sound system yang bisa menjadi panggung, mempermudah mereka tampil di kota kecil atau daerah pedesaan.

"Kelompok itu menarik perhatian masyarakat ke acara kami dan mereka tampil untuk dewa dan roh mencari berkat," ujar Chen Chung-hsien, perwakilan dari Kuil Wu Ful, kuil Tao terkenal di wilayah Taoyuan di utara Taiwan.

"Mereka sudah menjadi bagian dari agama dan lagenda rakyat kami."

Selengkapnya klik di sini

13Komentar
11 Okt, 2012 17:54
avatar
hahahha... itu sih bukan menengkan arwah gentayangan itu bikin arwah tambah gelisah... kekekek
22 Okt, 2012 15:07
11 Okt, 2012 08:08
avatar
yg lagi berduka ga jadi sedih deh lihat yang kaya gitu, hehheee...
3 Nov, 2012 19:26
avatar
hahaha di sanna gak ada arwah perawan atau janda muda jadi  anaknya pesenin dr dunia wkwkwk
10 Des, 2012 13:17
avatar
indonesia juga banyak tarian striptease di club2 malam jakarta jgn muna dong
3 Nov, 2012 10:06
avatar
ini photo di atas kalau d indonesia udah kena uu pornografi...)
5 Des, 2012 12:14
avatar
bisa idup lagi tuh yg udah matinya..wkwkwkwk
22 Okt, 2012 15:07
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.838 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.879 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    685 respon

Total Respon: 7.402
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft