Republika Online
Updated: Thu, 02 May 2013 10:43:16 GMT

Mata Uang Asia Tahan Penguatan Rupiah



Mata Uang Asia Tahan Penguatan Rupiah

Mata Uang Asia Tahan Penguatan Rupiah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi Lana Soelistianingsih mengatakan mata uang Asia yang cenderung melemah menjadi faktor tertahannya mata uang rupiah untuk menguat terhadap dolar AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (2/5) pagi bergerak melemah tipis nilainya menjadi Rp 9.722 dibanding sebelumnya (Rabu, 1/5) di posisi Rp 9.720 per dolar AS.

"Sentimen dari mata uang Asia menjadi faktor tertahannya rupiah di level sekarang ini. Rupiah masih akan stabil, tidak ada sentimen yang signifikan yang memengaruhi pergerakan nilai tukar domestik," kata pengamat ekonomi dari Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis (2/5).

Ia mengemukakan yen Jepang sebagai mata uang utama Asia masih dijaga melemah tetapi pergerakan cenderung melambat ketika yen mendekati 100 per dolar AS. Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, menurut dia, ikut mendukung stabilitas rupiah dengan ekspaktasi bisa mengurangi permintaan impor hasil minyak yang selama ini cukup besar tekanannya.

"Kenaikan harga BBM subsidi juga bisa membantu kesehatan anggaran pemerintah. Jika tidak dinaikkan, APBN 2013 diperkirakan bisa defisit hingga 3,8 persen dari PDB karena kuota konsumsi yang ditetapkan sebesar 46 juta kiloliter diperkirakan terlewati," jelasnya.

Selain defisit, lanjut Lana, anggaran yang membesar dikawatirkan juga menambah defisit pada transaksi berjalan. Twin deficit itu bisa mengubah persepsi fundamental ekonomi Indonesia yang saat ini relatif masih baik.

Sementara, Lana mengatakan posisi kepemilikan asing pada surat utang negara (SUN) juga masih terus mencatat kenaikan. Dalam minggu keempat April lalu, ada peningkatan kepemilikan asing sebesar Rp 13,91 triliun menjadi Rp 294,66 triliun. Dari pasar saham, neto beli asing tercatat naik sebesar 40,9 juta dolar AS.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.360 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.163 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    321 respon

Total Respon: 7.844
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft