
Longsor, Pertamina Evaluasi Proyek Geothermal di Jambi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) mengevaluasi seluruh kegiatan pemboran pertambangan panas bumi (geothermal) pascalongsor yang menewaskan lima pekerja di daerah operasi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Kabupaten Kerinci, Jambi.
"Ibu Dirut (Dirut Pertamina Karen Agustiawan, red) menginstruksikan jajaran PGE untuk mengevaluasi semua operasi pemboran panas bumi terkait cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam dan mengganggu keselamatan kerja," kata Sekretaris Perusahaan PGE, Adiatma Sardjito di Jakarta, Senin (28/1).
Musibah longsor terjadi pada Sabtu (26/1) sekitar pukul 19.30 WIB di daerah operasi PGE di Kerinci B-1, Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Jambi setelah hujan deras sejak pukul 15.00 WIB di lokasi pemboran.
Akibat bencana tersebut lima pekerja pemboran yang sedang makan malam tewas. Kelima korban adalah Yanto (33) yang merupakan pengemudi ambulans PT RPN, asal Palembang, Sumsel, dan Triyono (55) bekerja sebagai Chief Electric PT PRA, asal Blitar, Jawa Timur. Lalu, Moh Nasoka (41), Asisten Crew PT AD, asal Bojonegoro, Jawa Timur, Ahmad Saikhu (40), Asisten Driller PT Harco, asal Trenggalek, Jawa Timur, dan Miswanto (29), Roustabot PT Harco, asal Kepulauan Riau.
Menurut Adiatma, korban meninggal telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing setelah mendapatkan penanganan rumah sakit terdekat. Sementara, korban luka-luka berat dan ringan berjumlah lima orang. Sebanyak, dua korban luka berat mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Penuh, dua korban luka ringan dirawat di Puskesmas Lempur, dan satu korban luka ringan sudah dapat meninggalkan Puskesmas Lempur.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Jejak Tornado di Oklahoma
- Supermodel Naomi Campbell
- Darin, Perempuan Cantik "Simpanan" Luthfi
- Xbox One Meluncur
- Bintang TV Saat Bertugas & Tidak Bertugas
- Tambang Uang David Beckham
- Pendongkrak Stamina Sepanjang Hari
- Tren Terbaru: Tas Clutch Cantik dari Plastik
- Setelah 7 Tahun, Tony Pulis Didepak dari Stoke
- Tanah Amblas di Shenzhen Cina
- Kala Prajurit Tersungkur
- Ini Pelaku Pemotong "Burung" Teman Dekatnya
- Taksi Listrik Ramah Lingkungan
- Perempuan ini Kecelakaan hingga lima kali
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional
















