Republika Online
Updated: Thu, 18 Apr 2013 21:14:31 GMT

KADIN Usulkan BI Beli Emas Dalam Negeri



KADIN Usulkan BI Beli Emas Dalam Negeri

KADIN Usulkan BI Beli Emas Dalam Negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengusulkan Bank Indonesia (BI) membeli emas dalam negeri sebagai cadangan devisa.

Pembelian emas dari dalam negeri dapat mendorong pembangunan industri pengolahan (smelter) di tanah air. "Daripada beli di pasar Internasional, kan lebih baik BI beli emasnya di dalam negeri," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah, Natsir Mansyur, di Jakarta, Kamis (18/4).

Ia mengatakan, sejumlah negara di dunia juga mendorong bank sentralnya untuk meningkatkan cadangan devisa dalam bentuk emas. Mekanisme pembelian emas domestik bisa berbentuk penyerapan langsung dari pasar domestik atau dari perusahaan tambang di dalam negeri. BI bisa bekerja sama dengan PT Aneka Tambang untuk bentuk pengelolaannya.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, produksi emas nasional sebanyak 9,5 ton. Saat ini, kebutuhan industri pengolahan emas perhiasan adalah 2,5 ton, sisanya menjadi komoditas ekspor.

Direktur Eksekutif BI Bidang Pengelolaan Cadangan Devisa, Treesna Suparyono, menyatakan, BI berencana meningkatkan cadangan devisa dalam bentuk emas. Porsi cadangan devisa berbentuk emas hanya 4 persen dari total cadangan devisa 104,6 miliar dolar.

Treesna mengatakan BI harus mempertimbangkan dampak moneter dari pembelian emas dalam negeri. "Apabila BI membeli emas dari spot domestik, itu akan meningkatkan likuiditas di pasar keuangan," ujarnya.

Membanjirnya likuiditas rupiah akan mengganggu kestabilan nilai tukar. Selain itu, emas yang akan dijadikan cadangan devisa memiliki standar. "Kita harus kerjasama dengan pengelola emas yang memenuhi standar," katanya mengakhiri.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    4.907 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.173 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    432 respon

Total Respon: 6.512
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft