Republika Online
Updated: Sun, 25 Aug 2013 11:33:46 GMT

Dolar Naik, Harga Kedelai Melonjak



Dolar Naik, Harga Kedelai Melonjak

Dolar Naik, Harga Kedelai Melonjak

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar telah menyebabkan naiknya harga produk-produk impor, termasuk kedelai. Para perajin tempe dan tahu di Kabupaten Indramayu pun mengeluhkan naiknya harga kedelai.

Salah seorang perajin tempe di sentra pembuatan tempe dan tahu di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Wanipah, menyebutkan, harga kedelai semula mencapai Rp 7.700 - Rp 8.000 per kg. Namun saat ini, harga kedelai naik menjadi Rp 8.500 - Rp 8.700 per kg.

''Naiknya sejak sepekan terakhir,'' ujar Wanipah, Ahad (25/8). Untuk menghadapi kondisi tersebut, Wanipah mengaku terpaksa menaikkan harga jual tempe yang diproduksinya. Pasalnya, dia akan rugi jika tidak menaikkan harga jual tempe.

Namun, Wanipah mengaku khawatir kenaikan harga jual tempe akan membuatnya kehilangan pelanggan. Apalagi, dia juga khawatir harga kedelai akan terus merangkak naik. ''Kalau terus-terusan naik, maka modal yang saya keluarkan nantinya tak sebanding dengan hasil yang diperoleh,'' keluh Wanipah.

Wanipah berharap, harga kedelai bisa segera normal. Pasalnya, kenaikan harga kedelai memiliki dampak yang sangat besar bagi para perajin tahu tempe.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di Pasar Baru Indramayu, Ahad (25/8), para pedagang rata-rata menaikkan harga tempe sebesar 25 persen. Sebelumnya, harga tempe hanya Rp 4.000 per potong. Namun kini, harganya menjadi Rp 5.000 per potong.''Saya rugi kalau tidak menaikkan harga tempe,'' ujar seorang pedagang tempe, Tono.

Selain di Kabupaten Indramayu, kondisi serupa juga terjadi di Kota Cirebon. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, membuat harga kedelai mengalami kenaikan. Bahkan, di sejumlah distributor, stok kacang kedelai mengalami kekosongan.

Hal itu seperti terlihat di salah satu gudang distributor kacang kedelai di Jalan Lawanggada Kota Cirebon. Sejak sepekan terakhir, stok kacang kedelai hanya tinggal beberapa buah karung.

''Ya sejak nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, harga kacang kedelai naik,'' tutur pemilik gudang kacang kedelai, Ani.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 76 %
    Yakin
    4.577 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.059 respon
  3.  
    6 %
    Tidak tahu
    391 respon

Total Respon: 6.027
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft