okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Thu, 07 Jun 2012 18:24:18 GMT | By rani, okezone.com

Transaksi Mobile Internet BCA Ungguli Mandiri

Bank Mandiri dan BCA ingin menjadi transactional banking di Indonesia dan mengembangkan layanan...


Transaksi Mobile Internet BCA Ungguli Mandiri

JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dikenal sebagai bank papan atas di Indonesia. Keduanya ingin menjadi transactional banking di Indonesia dan mengembangkan layanan transactional, khususnya electronic channel untuk memudahkan nasabah.

Adapun dari sisi jumlah ATM, saat ini Mandiri bisa dikatakan unggul. Beberapa hari yang lalu perseroan meresmikan ATM-nya yang ke-10 ribu. Sepanjang tahun ini, Bank Mandiri berencana akan melakukan penambahan ATM hingga 1.504 unit ATM dengan total investasi Rp70 juta per satu ATM.

Sehingga, pada akhir tahun jumlah ATM Mandiri akan menjadi 10.500 unit. Sementara, BCA saat ini ATM-nya mencapai sekira 8.500 unit. Namun, dari sisi transaksi dan nilai transaksi e-channel lainnya, Mandiri perlu kerja keras.

Kepala Divisi Pengembangan Dana & Jasa BCA Ina Suwandi mengatakan, jumlah transaksi rata-rata per bulan untuk mobile banking mencapai 22,5 juta transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp24 triliun. Adapun jumlah transaksi rata-rata per bulan untuk internet banking mencapai 65 juta transaksi dengan nilai Rp264 triliun.

SVP Electronic Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, saat

ini jumlah transaksi finansial (tidak termasuk inquiry dll) per bulannya, untuk transaksi di mobile banking mencapai 1,2 juta dan internet banking 1,9 juta per bulannya.

Adapun dari sisi nilai transaksi, nilai transaksi di mobile banking mencapai Rp1,5 triliun dan internet banking Rp8 triliun per posisi April 2012. Menurut dia, pertumbuhan internet dan mobile akan jauh lebih pesat

dibandingkan ATM.

"Betul kita masih perlu kerja keras," ujarnya lewat pesan elektroniknya, Kamis (7/6/2012). (gna)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.292 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.210 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    886 respon

Total Respon: 9.388
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft