okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 08 Jul 2013 11:10:54 GMT | By wagustian, okezone.com

Masyarakat Diimbau Konsumsi Ikan Tawar

Di pasar Klandasan contohnya, berbagai jenis ikan laut tidak terdapat di pasaran karena pengaruh...


Masyarakat Diimbau Konsumsi Ikan Tawar

BALIKPAPAN _ Pemerintah Kota Balikpapan melakukan peninjauan harga yang dilakukan ke beberapa pasar tradisional dan pasar modern. Langkah itu dilakukan guna mengetahui kondisi harga dan ketersediaan sembako menjelang Ramadan.

Di pasar Klandasan contohnya, berbagai jenis ikan laut tidak terdapat di pasaran karena pengaruh gelombang tinggi. Kalaupun ada harganya jauh lebih mahal. Seperti ikan layang yang biasa Rp25 ribu per kilogram kini tembus Rp30 ribu per kilogram termasuk jenis ikan laut lainnya.

Telur juga mengalami hal yang sama dari Rp1.200 per butir menjadi Rp1.400 per butir. Sementara harga cabai merah dari Rp40-45 ribu naik hingga Rp70 ribu per kg. Begitu juga dengan harga bawang merah dari Rp44 ribu naik menjadi Rp65 ribu per kg.

"Sudah naik sejak pekan lalu," ujar Sri (55) yang telah berjualan lebih dari 20 tahun kepada wartawan, Senin (8/7/2013).

Kenaikan juga terjadi pada ayam ras maupun ayam kampung. Sebelumnya, harga perekor ayam kampung betina Rp80 ribu kini sudah mencapai Rp90 ribu. "Kalau ayam kampung jantan itu dari Rp110 sekarang Rp125 perekor. Itu naik sejak pekan lalu," ujar Irfan (25) penjual ayam di pasar Klandasan.

Menurutnya kenaikan ini juga sama terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Sementara harga ayam ras perekornya dari Rp50 ribu kini telah mencapai Rp60 ribu per ekor.

Mengetahui kondisi tersebut, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengimbau agar warga mulai mencoba untuk beralih pola konsumsi seperti kebutuhan dari ikan laut ke ikan air tawar.

"Seperti lele, ikan tawar lainnya kan masih bisa dikonsumsi. Sebab pengaruh cuaca dengan gelombang tinggi ini, ikan laut sulit diperoleh sehingga harga naik," katanya. (wan)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.292 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.212 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    887 respon

Total Respon: 9.391
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft