Merdeka Uang News Feed
Updated: Sat, 26 Jan 2013 02:00:10 GMT | By Merdeka Uang News Feed

Bongkar muat kontainer di Tanjung Priok diupayakan hanya 1 hari



Berita Satu


MERDEKA.COM,


Pemerintah menyadari bahwa persoalan lamanya proses bongkar muat (dwelling time) kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai persoalan serius yang harus ditangani.


Untuk tahap awal, pemerintah menargetkan dalam jangka pendek akan menurunkan dwelling time pelabuhan Tanjung Priok menjadi tiga hari. Tanjung Priok merupakan pelabuhan dengan pergerakan ekspor impor terbesar, sehingga sangat strategis untuk Indonesia.


Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, nantinya proses dwelling time direncanakan hanya memakan waktu satu hari. Saat ini dwelling time Tanjung Priok berkisar antara 4,7 sampai 6,7 hari.


"Kita berupaya menjadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan standar internasional. Tanjung Priok menjadi contoh yang akan diikuti oleh pelabuhan lain," ujarnya saat jumpa pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/1).


Bagaimana strategi pemerintah mempercepat proses bongkar muat kontainer? Caranya dengan penerapan autogate system, integrated cargo release system oleh bea cukai untuk mendata importir yang layak menjadi importir prioritas. Selain itu, disiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) agar pelayanan cepat.


"Untuk mewujudkan ini perlu ada sinergi antara custom dan karantina," tuturnya.


Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono menambahkan, fokus pembenahan berada pada proses pre clearance yang memiliki bobot 58 persen dari masalah dwelling time. Masalah dalam proses pre clearance adalah pemenuhan izin instansi, proses pembayaran (perbankan), administrasi pelabuhan dan infrastruktur.


Direktur Utama Pelindo II RJ Lino mengungkapkan, pada proses impor membutuhkan waktu 27 hari dengan kurang lebih 100 dokumen harus diurus. Ini yang harus dilakukan efisiensi.


Sumber: Merdeka.com


0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.305 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    5.854 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    310 respon

Total Respon: 7.469
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft