Updated: Thu, 23 Aug 2012 18:08:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal bisnis

Tegaskan Bisnis Batubara di RI, Exalt Tunjuk Direktur Baru



Berita Satu

BERITASATU.COM - Untuk tahap awal, wilayah yang dieksplorasi Exalt di area Sumatera Selatan yang tersebar lebih dari 11 konsesi dengan luas konsesi 250 ribu hektar.

Perusahaan tambang batu bara yang tercatat di Bursa Australia, Exalt Resources Ltd menunjuk dua direktur non-eksekutif baru sebagai tindak lanjut masuknya Exalt ke Indonesia.

Kedua direktur tersebut adalah Romy HR Soekarno dan Edward Lee Kwong Foo sebagain direktur non-eksekutif independen.

"Kehadiran dua direktur itu melengkapi jajaran dewan direksi yang telah ada di bidang teknis, operaslonal dan korporasl. Tujuannya untuk memperkokoh kekuatan perseroan di Indonesia," Chief Executive Officer dan Managing Director Exalt, Barry Tudor, dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

Barry mengungkapkan, kedua penunjukan direktur baru tersebut dilakukan setelah perusahaan tersebut melakukan akuisisi atas berbagai kepemilikan batubara dl Indonesia melalui peningkatan modal pada sejumlah proyek.

Pada bulan lalu, Exalt Resources Ltd menandatangani perjanjian jual-beli akuisisi 100 persen saham Odni Holdings Ltd, perusahaan investasi batubara dari Singapura. Adapun Odni memiliki sejumlah tambang batu bara di Indonesia. Untuk tahap awal, wilayah yang dieksplorasi Exalt di area Sumatera Selatan yang tersebar lebih dari 11 konsesi dengan luas konsesi 250 ribu hektar.

Exalt menyatakan, kedua direksi baru ini memiliki jaringan cukup kuat dengan para pemangku kepentingan, termasuk pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat di Indonesia.

"Kami telah memperkuat posisi dewan direksi sehingga Exalt siap menjalankan bisnis batubara di Indonesia. Akses direktur sekaliber Edward Lee dan Romy Soekarno menunjukkan Exalt siap menjadi pemain utama dalam sektor batubara di Indonesia," ucap Barry.

Romy HR Soekarno membangun blsnis sejak pertengahan tahun 1990-an melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sektor publik dan swasta. Saat ini ia menjabat sebagai Presiden Direktur 1945 Nuswantara Investama.

Sementara Edward Lee Kwong Foo sebelum mengakhiri tugas diplomatiknya, memiliki karier gemilang pada bagian Foreign Service Branch di Singapore Administrative Service dengan menduduki sejumlah posisi senior di kawasan Asia Pasifi, termasuk Duta Besar Singapura untuk Indonesia.

Saat ini Edward Lee aktif menjadi anggota dewan direksi berbagai perusahaan terbuka, antara lain sebagai Chief Executive di perusahaan konsultasi investasi PT Ekalimintas dan anggota President's Philanthropic Advisory Council di National University of Singapore.

Selain di Palembang, peluang Exalt di Indonesia antara lain tambang Karin seluas 2.586 hektar, Dmanka seluas 5.000 hektar di Kalimantan Timur, tambang Big 5.000 hektar di Kalimantan Timur, MMBP 5.312 hektar di Kalimantan Timur dan Papua Barat yang terdiri dua konsesi seluas 39 ribu hektar.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.357 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.298 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    473 respon

Total Respon: 7.128
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft