
BERITASATU.COM - Semester pertama tahun depan TMI akan meluncurkan mobil perdana yang berupa sebuah kendaraan niaga
Pabrikan otomotif asal India, Tata Motors, mengatakan kehadirannya di Indonesia pada tahun-tahun perdana akan fokus menyasar segmen pasar kendaraan niaga, demikian kata Presiden Direktur PT. Tata Motors Indonesia (TMI), Biswadev Sengupta di Jakarta, Selasa (11/9).
"Pertumbuhan permintaan akan pick up dan truk-truk pertambangan sangat pesat di Indonesia," kata Sengupta sembari menambahkan bahwa di semester pertama tahun depan TMI akan meluncurkan mobil perdana yang berupa sebuah kendaraan niaga.
Tata Motors yakin strateginya dengan kendaraan niaga akan sesuai dengan profil ekonomi Indonesia yang terus bertumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“Pertumbuhan GDP mencapai angka 6,5%, jadi bisa dikatakan Indonesia adalah mesin pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik. Selain itu, kami yakin ketangguhan produk kami bisa mengatasi berbagai kondisi sulit yang ada di sini," ujar Sengupta lebih lanjut.
PT. TMI sebagai anak perusahaan Tata Motors, akan mulai menjalankan perakitan dan penjualan produknya pada 2013 mendatang. Perusahaan ini juga sedang menimbang opsi untuk mendirikan basis manufaktur di Indonesia untuk melayani negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Untuk mendukung eskpansinya PT TMI juga berencana menjalin kerjasama dengan vendor lokal dan berjanji untuk menggunakan komponen lokal dalam setiap kendaraanya sebanyak 40 persen.
"Dalam lima tahun ke depan, kami ingin menjadi pemain besar dalam industri otomotif Indonesia,” harap Sengupta.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Bayern Munich, Raja Baru Eropa
- Kemolekan Zhang Yuqi
- Sapo Tahu Sayuran
- Bila Badut Turun ke Jalan
- Perayaan Waisak 2013
- KPK Punya Bukti Priyo Terlibat dalam Korupsi Alquran
- Panduan Lengkap Membeli Laptop
- Berita Menggemparkan Pekan Ini
- Perjalanan 50 Tahun Lamborghini
- 11 Lokasi Wisata Mewah di Selandia Baru
- Berita Menarik dalam Gambar Pekan Ini
- 10 Buku Anak yang Dilarang
- Wallpaper Pantai-pantai Indah
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional


REPUBLIKA.CO.ID, ADDIS ABABA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), John Kerry, Sabtu ...

REPUBLIKA.CO.ID, AL-SHUNAH -- Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menegaskan bahwa peluang untuk pemb...

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengkritisi komentar Amerika Serikat atas pemilihan Presiden Republ...

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Deputi Komandan Islamic Revolution Guards Corps (IRGC), Brigadir Jendera...








