
BERITASATU.COM - Sapi potong dan kerbau tersebut sebagian besar adalah milik petani dari hasil usaha penggemukan yang mereka lakukan
Provinsi Bengkulu saat ini memiliki populasi sapi potong lebih dari 200.000 ekor dan kerbau sebanyak 56.000 ekor. Populasi sapi potong dan kerbau ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.
"Jadi, kalau dilihat dari jumlah sapi potong dan kerbau yang ada di Bengkulu sekarang, kita tidak akan kekurangan daging, seperti yang dialami beberapa daerah di tanah air belakangan ini," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu, Irianto Abdullah, di Bengkulu, Selasa (27/11).
Irianto mengatakan, sapi potong dan kerbau tersebut sebagian besar adalah milik petani dari hasil usaha penggemukan yang mereka lakukan. Sebagian lagi merupakan milik Disnakeswan Bengkulu, hasil kerja sama penggemukan dengan peternak setempat.
"Jadi, kalau soal stok daging, di Bengkulu tidak akan kekurangan, karena sapi potong dan kerbau di daerah ini cukup banyak, mencapai 259.000 ekor. Hal inilah (kenapa) krisis daging di Jakarta tidak berimbas ke Bengkulu, dan harganya tetap stabil Rp70.000 per kilogram," ujarnya.
Bahkan, Irianto mengatakan, sapi hasil penggemukan petani di Bengkulu, selain untuk mengatasi kebutuhan lokal, juga sudah dijual ke luar daerah seperti Jambi, Palembang, dan daerah tetangga Bengkulu lainnya. Hal itu karena stok yang ada sudah melebihi kebutuhan masyarakat setempat.
Saat ini, kata Irianto, harga sapi potong di Bengkulu sekitar Rp7 juta dan kerbau Rp17 juta per ekor. Harga sapi dan kerbau tersebut sangat menjanjikan bagi para peternak lokal di Bengkulu. Sebab, jika dalam setahun mereka bisa menjual sapi sebanyak tiga ekor saja, maka penghasilannya sudah mencapai Rp21 juta. Sedangkan kerbau, kalau bisa menjual dua ekor setahun, bisa mendapatkan uang Rp34 juta.
Oleh karena itulah, kata Irianto, minat petani di Bengkulu untuk mengembangkan sapi potong terus meningkat, sehingga populasinya di daerah ini pun terus bertambah setiap tahunnya. "Kita ke depan (akan) terus membina petani peternak sapi potong, sehingga Bengkulu bisa menjadi penghasil sapi terbesar di Sumatera ke depan," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu, stok daging sapi dan kerbau di pedagang memang tampak cukup banyak. Harganya pun stabil di Rp65.000/kg untuk sapi, dan kerbau seharaga Rp70.000/kg.
"Kalau stok daging, tidak akan kurang, karena pasokan dari penjagal di daerah lancar. Berapa pun kebutuhan kita, setiap hari mereka suplai. Sekarang permintaan daging di Bengkulu sedikit berkurang dari biasanya, karena ekonomi masyarakat, khususnya petani sawit, sedang lesu karena harga turun," ujar Syarif (37), pedagang daging di Pasar Panorama, Kota Bengkulu.
Namun, dalam waktu dekat ini, menurut Syarif, permintaan daging di Bengkulu diperkirakan akan meningkat lagi dari masyarakat, khususnya untuk momen Natal dan Tahun Baru. "Kami sudah siap mengantisipasi kenaikan tersebut dengan menyiapkan stok sapi di penjagal setempat," ujarnya.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Jejak Tornado di Oklahoma
- Supermodel Naomi Campbell
- Darin, Perempuan Cantik "Simpanan" Luthfi
- Pendongkrak Stamina Sepanjang Hari
- Mengenal Xbox One dalam 5 Menit
- Bintang TV Saat Bertugas & Tidak Bertugas
- Tambang Uang David Beckham
- Tren Terbaru: Tas Clutch Cantik dari Plastik
- Menang di OT, Spurs Pimpin Final Barat 2-0
- Tanah Amblas di Shenzhen Cina
- Kala Prajurit Tersungkur
- Ini Pelaku Pemotong "Burung" Teman Dekatnya
- Taksi Listrik Ramah Lingkungan
- Perempuan ini Kecelakaan hingga lima kali
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi melanjutkan penyidikan terhadap 10 dari 16 tersang...

REPUBLIKA.CO.ID, Angkatan Bersenjata Korea Selatan mengumumkan pada Rabu (22/5), akan mengoperasikan...

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Tujuh anggota pasukan keamanan mesir yang diculik militan Islam di Semenan...

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sebuah pengadilan di kota Chongqing menahan enam orang yang bekerja sama...

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Otoritas Iran mendiskualifikasi dua nama calon kuat Presiden Iran mendat...








